Rabu, 03 Desember 2014

Kiat – kiat Bisnis Supaya Berhasil

1.                 Mulailah Berbisnis Sejak Dini
          Usia 25 tahun adalah waktu yang paling tepat untuk mulai membangun usaha, karena ketika seseorang pengusaha jatuh dalam bisnis dia masih punya banyak waktu untuk bangkit kembali. Selain itu, memiliki pengalaman dalam bisnis sejak dini akan membuat seseorang

2.                 Punya Rencana Bisnis dan Tentukan Target Bisnis
          Berencana akan membuat anda siap menghadapi situasi bisnis terbaik bahkan yang terburuk sekalipun. Jika menentukan target akan membantu anda menentukan arah dan mengerahkan semua kemampuan dan juga kekuatan untuk mencapainya.

3.                 Mulailah dari Kesenangan Pribadi
          Kita bisa merenungkan apa saja yang kita kuasai dan mampu kita kerjakan dengan baik.

4.                 Mengukur Peluang dari Usaha Baru
          Semua usaha baru di mulai karena ada kebutuhan. Setelah kita mengidentifikasi adanya kebutuhan, barulah ada pasar yang potensial.

5.                 Fokus Pada Satu Bidang Bisnis
          Seseorang yang belum memiliki pengalaman yang cukup dalam banyak bidang bisnis akan lelah efektif bila dia fokus mengerjakan satu bidang bisnis saja.

6.                 Pelajari dengan Seksama Bidang Usaha yang Akan Digeluti
          Kita perlu memahami karakteristik usaha tersebut agar tidak menjadi korban orang jahat yang memanfaatkan ketidaktahuan kita.
7.                 Kerja Keras
          Persiapkan apapun yang dibutuhkan lalu bekerja keras untuk mewujudkan semua tujuan bisnis anda. Mau berusaha bangkit setelah jatuh dan mengulangi proses belajar.

8.                 Jangan Takut untuk Maju
          Akan banyak situasi sulit yang harus dihadapi, jangan ragu-ragu untuk melakukan suatu hal yang baik. Menjadi sukses berarti menyingkirkan hal-hal yang mengganggu jalan anda. Percaya dan yakin pada diri anda bahwa anda bisa.

9.                 Berani Mengambil Resiko
          Berani dalam mengambil keputusan walaupun beresiko. Tentu saja keputusan itu harus didasarkan pertimbangan yang baik dari seorang pebisnis.

10.            Harus Punya Plan ”B”
          Tidak semua bisnis dapat berjalan dengan baik sesuai rencana. Dengan begitu kita harus selalu punya alternatif/rencana lain untuk tujuan yang sama.

11.            Jadilah Pengusaha Yang Cerdik
          Seorang pengusaha tidak hanya pintar melihat peluang, tetapi juga harus pintar dan cerdik mencari solusi ataupun jalan keluar saat menghadapi tantangan dan masalah yang terjadi dalam bisnisnya.

12.            Bertindak Bijak Dalam Mengelola Uang
          Berinvestasilah dengan bijak, kembangkan rencana pembiayaan yang dapat membuat pengeluaran bisnis jadi lebih teratur.

13.            Ciptakan Keunikan Untuk Menarik Perhatian
          Hal ini bisa diaplikasikan dalam bentuk merk, cara pengemasan, cara penyajian, servis purna layanan, dan sebagainya. Kemaslah promosi dengan baik, elegan dan tidak berlebihan juga. Terus melakukan riset dan selalu responsif melihat keadaan pasar.

14.            Bersaing dalam Kualitas, Bukan Harga
          Bersainglah dengan meningkatkan kualitas, bukan menurunkan harga. Jika harga menjadi bagian utama persaingan, itu bukan hal yang tepat. Menurunkan harga membuat kita harus menurunkan kualitas, dengan kualitas yang buruk konsumen akan menjauh.

15.            Seorang Pengusaha Harus Fleksibel
          Tidak perlu terlalu kaku dengan sebuah harapan, karena banyak hal yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang. Selalu berhubungan baik dengan orang lain, karena kesan yang baik tak akan habis dimakan waktu dan jika kita bersikap dengan baik, kita bisa dijadikan panutan bagi orang lain, selain itu bisa lebih memperbanyak relasi bisnis. Pisahkan kehidupan profesional dengan kehidupan pribadi.

16.            Belajar Dari Pengalaman Ketika Tertipu
          Seseorang akan mendapat pelajaran penting ketika ditipu, yaitu dia akan tahu siapa yang bisa dipercaya dan orang seperti apa yang tidak bisa dipercaya.

17.            Jadikan Pertengkaran Menjadi Kekuatan
          Perbedaan pendapat dan berselisih paham pasti sering terjadi antar mitra bisnis, dan ini merupakan hal yang biasa. Ini adalah proses menuju kematangan dan kesuksesan, karena mitra bisnis tersebut kemudian akan bersinergi atau mungkin menjadi terpisah, kemudian mereka masing-masing akan terpacu untuk lebih sukses.

18.            Bersikaplah Sebagai Entrepreneur Daripada Pegawai
          Salah satu kemampuan yang harus diasah adalah cara merekrut orang dan membuatnya mampu bekerja. Cara sukses terbaik untuk sukses bukan dengan mengetahui apa yang bisa dikerjakan sendiri, tapi bagaimana orang lai mengerjakannya untuk anda

19.            Lakukan Uji Coba
          Berfungsi untuk mengetahui minat konsumen, juga memungkinkan untuk menghimpun kritik dan saran, kita juga bisa mengetahui kekurangan produk untuk diperbaiki dan mengetahui kelebihannya untuk bisa dimaksimalkan.

20.            Internet Marketing
          Kita bisa memasarkan produk melalui internet dengan membuat blog, web dan banner iklan.


Sumber :



Minggu, 09 November 2014

Kisah Sukses Seorang Pengusaha



            Puspo Wardoyo, (lahir di Solo, 30 November 1967 umur 46 tahun) adalah pengusaha pemilik Rumah Makan Ayam Bakar Wongsolo dari kota Solo. Puspo Wardoyo memiliki 7 saudara dan terlahir dari keluarga dengan ekonomi sederhana. Orang tuanya berdagang daging ayam dan membuka warung kecil. Puspo kecil membantu menyembelih ayam untuk dijual di pasar. Siang sampai malam, ia membantu orangtuanya menjajakan menu siap saji seperti ayam goreng, ayam bakar, dan menu ayam lainnya di warung milik orangtuanya di dekat kampus UNS Solo. Puspo Wardoyo sempat menjadi PNS yaitu guru seni di SMA Negeri 1 Muntilan. Namun Puspo Wardoyo memilih mengundurkan diri karena ingin menjadi pengusaha.

Perjalanan bisnis
            Rumah makan Ayam Bakar Wong Solo di Surakarta. Puspo Wardoyo mulai berprofesi sebagai penjaja makanan dan dicibir oleh temannya. Suatu waktu, temannya yang berjualan bakso di Medan pulang ke Solo, sang sahabat menyarankan agar ia pindah berjualan ke Medan. Prospek bisnis rumah makan di kota itu sangat baik, peluang usaha warung makan di Medan sangat bagus. Dalam sehari sahabatnya bisa meraup keuntungan bersih di akhir tahun 1990 itu sekitar Rp 300.000. Dari keuntungan berjualan bakso dengan gerobak sorong itulah teman Puspo ini bisa pulang menengok kampung halamannya di Solo setiap bulan. "Dengan uang, jarak antara Solo- Medan lebih dekat dibanding Solo- Semarang," kata Puspoyo menirukan ucapan temannya. Wajar saja jika dengan pesawat terbang waktu tempuh antara Medan- Solo berganti pesawat di Jakarta hanya membutuhkan waktu 1 jam. Sementara itu naik bus maka jarak antara Solo- Semarang ditempuh sekitar empat jam.Cerita sukses itu begitu membenak di hatinya. Seorang penjual bakso yang bisa pulang kampung tiap bulan. Ditambah si penjual bakso ini menggunakan pesawat terbang sebagai alat transportasi. "Saya bertekad bulat akan merantau ke Medan," pikirnya. Ia tertarik dengan ajakan kawannya itu. Untuk mendapatkan modal ia kembali menjadi guru, kali ini SMU di daerah Bagan Siapi-api, Riau. Warung makan miliknya ia tinggalkan. Puspo mempercayakan pengelolaan warungnya pada seorang kerabat. Selama 2 tahun mengajar, 1989-1991, terkumpul uang sekitar Rp 2.400.000. Dengan uang itu ia membeli motor dan sewa rumah kontrakan. Sisanya sekitar Rp 700.000 dipergunakan untuk modal jualan ayam bakar. Puspo lantas membuka warung kaki lima di daerah Medan Polonia, Medan.
            Usahanya tidak sia-sia. Pelan tapi pasti usahanya berkembang. Pegawainya pun bertambah. Suatu saat pegawainya tertimpa masalah. Ia terlibat utang dengan rentenir. Puspo membantunya dengan cara meminjamkan uang. Sebagai ucapan terimakasih, sang pegawai membawa wartawan sebuah harian lokal Medan. Si wartawan yang merupakan sahabat suami pegawai yang ditolong Puspo kemudian menuliskan profilnya. Judul artikel itu Sarjana Buka Ayam Bakar Wong Solo. Artikel itu membawa rezeki bagi Puspo. Esok hari setelah artikel dimuat, banyak orang berbondong-bondong mendatangi warungnya. Kemampuan meracik dan meramu masakan didapatnya sewaktu bekerja membantu ayahnya berdagang. Kemampuannya ini terus diasahnya sampai sekarang. Kendati masih tergolong usaha menengah, namun bisa dibilang kinerja wong Solo sangat solid dan tak punya beban utang. Ia memiliki pondasi kuat untuk terus berkembang.
            Untuk mewujudkan mimpinya, ayah sembilan anak dari empat orang istri ini telah melewati rute perjalanan yang berliku lengkap dengan segala tantangannya. Ada masa ketika diawal merintis usaha ketika masih Medan; ia nyaris patah semangat garagara selama berhari-hari tak pernah untung. Hanya berjualan dua atau tiga ekor ayam bakar dan nasi, terkadang dalam satu hari tak seekor pun yang laku terjual. Pernah pula seluruh dagangannya yang telah dimasak di rumah tumpah di tengah jalan karena jalanan licin sehabis hujan. Pada awal perantauannya ke Medan, Puspo wardoyo, sama sekali tak menyangka jika usaha warung ayam bakar Wong Solo bisa berkembang sangat pesat. Maklum, rumah makan yang dibukanya saat itu hanyalah sebuah warung berukuran sekitar 3×4 meter di dekat bandara Polonia, Medan. Setahun pertama dia hanya mampu menjual 3 ekor ayam per hari yang dibagibagi menjadi beberapa potong. Harga jual per potongnya Rp 4.500 plus sepiring nasi. Promosi dari mulut ke mulut membuat warungnya makin terkenal dan sangat efektif. Terlebih ketika seorang wartawan daerah membuat tulisan tentang Ayam Bakar Wong Solo, makin ramai warungnya. Kisah lain, pernah suatu hari dia kewalahan memenuhi pesanan pelanggan. Di saat itu tiga ekor ayam jualannya habis, datang pembeli lain yang bersedia menunggu asalkan Puspo mau mencarikan ayam sesuai keinginan nya ke pasar. Dia segera saja memenuhi permintaan pelanggan tersebut dengan membeli tiga ekor ayam lagi. Namun datang lagi pelanggan lain yang juga bersedia menunggu ia mencari ayam ke pasar lagi. "Seharian itu, hingga larut malam saya pontang panting ke pasar untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus berdatangan," kata Puspo mengenang. Dua tahun telah berlalu dan seorang Puspo segara memperluas warung hingga layak disebut rumah makan. Jiwa seni Wardoyo nampak tergurat pada bentuk bangunan dan penampilannya yang memang cenderung nyleneh. Dalam bentuk bangunan, misalnya, Puspo tak segan- segan mengeluarkan uang cukup besar untuk membayar seorang arsitek guna mewujudkan imajinasinya terhadap suatu bentuk bangunan. Perpaduan seni dan entrepreneurship juga tertuang dalam pendekatan terhadap konsumen. "Saya berusaha menghafal nama-nama semua pelanggan saya. Sehingga sewaktu mereka datang saya harus menyambut mereka dengan menyebut namanya," paparnya. Inilah yang disebutnya sebagai "menjadikan pelanggan sebagai saudara".
            Seiring dengan berkembangnya Wong Solo, Puspo Wardoyo akhirnya membuka kesempatan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menikmati nilai tambah Wong Solo melalui system waralaba. Untuk waralaba tersebut, dia telah membuat standarisasi rasa dan gerai (outlet). Jika seseorang membeli waralaba Wong Solo di Jakarta, dipastikan akan sama rasa dan penataan gerainya dengan Wong Solo di pusatnya, Medan atau di tempat lain. Hasilnya di Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo sekarang telah ada 50 menu. Jumlah gerai RM Ayam Bakar Wongsolo sudah lebih dari 100 outlet yang tersebar diantaranya di Medan, Banda Aceh, Padang, Solo, Denpasar, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Jakarta, Malang, Yogyakarta dan mulai merambah Sulawesi. Usaha yang berawal dari Ayam Bakar Wong Solo kaki lima di Jalan SMA 2 Padang Golf Polonia Medan ini juga berhasil membuka 5 outlet di Malaysia. Setelah sukses membesarkan Ayam Bakar Wong Solo, harapan Puspo Wardoyo selanjutnya, dengan sungguh- sungguh dia menyahut, " Ingin terus bekerja keras, kaya raya, dan masuk surga." Kesuksesan Bukanlah Milik Sendiri, Melainkan Hasil Dukungan Orang Lain

http://id.wikipedia.org/wiki/Puspo_Wardoyo

KOPERASI



Koperasi adalah organisai bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Prinsip koperasi telah dicantumkan dalam UU No.12 tahun 1967 dan UU No. 25 tahun 1992, prinsip koperasi di Indonesia kurang lebih sama dengan prinsip yang diakui dunia internasional dengan sedikit perbedaan yaitu adanya penjelasan mengenai SHU (sisa hasil usaha).

A.        Fungsi dan Peran Koperasi Indonesia
          Menurut undang – undang No.25 tahun 1992 pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan, yaitu :
1. Mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat
2. Berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia
3. Memperkokoh perekonomian rakyat
4. Mengembangkan perekonomian nasional
5. Mengembangkan kreativitas dan jiwa beroganisasi bagi pelajar bangsa

Menurut UU No. 25 tahun 1992 Pasal 5 disebutkan prinsip koperasi, yaitu :
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
3. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi)
4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
5. Kemandirian
6. Pendidikan perkoprasian
7. kerjasama antar koperasi

B.    Tujuan Koperasi
          Untuk meningkatkan kesejahteraaan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, dan berperan dalam membangun tatanan perekonomian nasional.

C.    Manfaat Koperasi
  1. Untuk membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat.
  2. Dapat menyediakan kebutuhan anggota nya
  3. Mempermudah anggota koperasi untuk memperoleh modal usaha
  4. Menghindarkan anggota koperasi dari praktik rentenir

D.   Sifat – Sifat Koperasi
  1. Koperasi merupakan organisai perekonomian
  2. Anggota koperasi memiliki cita-cita dasar yang sama
  3. Koperasi memilih watak sosial

E.    Ciri – Ciri Koperasi
  1. Merupakan kumpulan modal
  2. Kedudukan anggota dalam koperasi setara
  3. Kegiatan koperasi didasarkan atas kesadaran para anggota
  4. Tujuan koperasi benar-benar untuk kepentingan bersama

F.     Syarat dan Cara Pendirian Koperasi
Harus dengan Akta Pendirian dan Anggaran Dasar. Sesuai UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, syarat pembentukan diatur dalam bab IV, Pasal 6, 7, 8 yaitu :
  1. Koperasi Primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 ( dua puluh) orang. Orang-seorang pembentuk Koperasi adalah mereka yang memenuhi persyaratan keanggotaan dan mempunyai kepentingan ekonomi yang sama. Sedangkan Koperasi Sekunder dibentuk oleh sekurang-kurangnya 3 ( tiga) Koperasi.
  2. Pembentukan Koperasi dilakukan dengan Akta Pendirian yang memuat Anggaran Dasar . Isi Anggaran Dasar, dijelaskan dalam Pasal 8, setidaknya mengatur 10 ketentuan:
a.     daftar nama pendiri;
b.     nama dan tempat kedudukan;
c.      maksud dan tujuan serta bidang usaha;
d.     ketentuan mengenai keanggotaan;
e.      ketentuan mengenai Rapat Anggota;
f.       ketentuan mengenai pengelolaan;
g.     ketentuan mengenai permodalan;
h.    ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya;
i.       ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha;
j.       ketentuan mengenai sanksi.
  1. Alamat kantor Koperasi harus jelas.
  2. Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian disahkan oleh Pemerintah
a. Cara memperoleh status badan hukum, para pendiri harus mengajukan secara tertulis dengan disertai akta pendirian.
b. Pemerintah memiliki waktu paling lama 3 bulan sejak menerima permintaan tertulis tersebut untuk memutuskan menerima atau menolak permintaan pendirian. Bila permintaan diterima maka pengesahan akta pendirian dimumkan dalam Berita Negara RI. Bila permintaan ditolak maka pendiri akan menerima pemberitahuan tertulis yang disertai alasan penolakan. Pendiri dapat mengajukan kembali surat pengesahan setelah satu bulan sejak menerima pemberitahuan penolakan. Terhadap pengajuan ulang ini, Pemerintah memiliki waktu 1 ( satu) bulan sejak menerima pengajuan untuk memberi keputusan.

  1. Bentuk dan Jenis Koperasi
Yang tercantum pada pasal 15 UU No. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian :
1.     Koperasi Primer adalah koperasi yang didirikan oleh orang-seorang dengan anggota sekurang-kurangnya 20 orang
2.     Koperasi Sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan sekurang – kurangnya 3 koperasi.

Jenis koperasi dalam pasal 17 bagian 6 UU No. 12 tahun 1967, berdasarkan :
·             Lapangan Usahanya
1.         Koperasi Konsumsi, menyediakan barang – barang yang dibutuhkan para anggota baik keperluan sehari-hari maupun kebutuhan sekunder dengan harga yang ekonomis. Untuk meningkatkan kesejahteraan hidup para anggota.
2.         Koperasi Simpan Pinjam atau Koperasi Kredit, memberikan pinjaman kepada para anggota dengan jalan mengadakan tabungan dan melakukan pemberian pinjaman uang atau barang dengan bunga yang serendah-rendahnya.
3.         Koperasi Produksi, untuk menggiatkan para anggotanya dalam menghasilkan produk tertentu yang biasa diproduksinya sekaligus mengkoordinir pemasarannya.
4.         Koperasi Serba Usaha, yang berusaha dalam beberapa macam kegiatan ekonomi yang sesuai dengan kepentingan – kepentingan para anggotanya.

·             Golongan Masyarakat yang Berkumpul Mendirikannya
1.         Koperasi Pegawai Negeri, anggotanya terdiri dari para pegawai negeri dalam suatu daerah kerja.
2.         Koperasi dilingkungan Angkatan Bersenjata (PRIMKOPAD, PRIMKOPAL, dsb), yang merupakan wadah atau tempat kegiatan – kegiatan anggota angkatan beserta keluarganya untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
3.         Koperasi Wanita, Koperasi Guru, Koperasi Veteran, Koperasi Kaum Pensiunan, dsb. Dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggota dalam golongannya masing-masing.
 

Selasa, 01 Juli 2014

SISTEM PERDAGANGAN LUAR NEGERI DAN NERACA PEMBAYARAN


        Neraca adalah laporan yang sistematis tentang aktiva, utang serta modal dari suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. Jadi tujuan dibuatnya neraca adalah untuk menunjukan posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu tanggal tertentu, biasanya pada waktu tutup buku dan ditentukan sisanya pada suatu akhir tahun fiskal kalender. Dua neraca penting dalam suatu neraca pembayaran adalah neraca perdagangan dan neraca keseluruhan. Neraca perdagangan menunjukkan perimbangan di antara ekspor dan impor. Sedangkan neraca keseluruhan menunjukkan perimbangan di antara keseluruhan aliran pembayaran ke luar negeri dan keseluruhan aliran penerimaan dari luar negeri. Defisit neraca pembayaran berarti pembayaran ke luar negeri melebihi penerimaan dari luar negeri. Tujuan Neraca Pembayaran adalah Sebagai bahan keterangan kepada pemerintah mengenai posisi internasional negara yang bersangkutan, Sebagai bahan bagi pemerintah dalam mengambil keputusan dibidang pilitik perdagangan dari urusan pembayarannya, Sebagai bahan untuk membantu pemerintah dalam mengambil keputusan di bidang politik moneter dan fiskal.
 
Keberhasilan perekonomian suatu negara dapat diukur melalui berbagai indikator ekonomi antara lain dengan mengetahui pendapatan nasional, pendapatan per kapita, tingkat kesempatan kerja, tingkat harga umum, dan posisi neraca pembayaran suatu negara. Pendapatan nasional dapat didefinisikan sebagai Nilai barang dan jasa yang diproduksi masyarakat suatu negara dalam satu periode tertentu (satu tahun), Jumlah pengeluaran nasional untuk membeli barang dan jasa yang dihasilkan, Jumlah pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Jika dilihat dari jumlah barang dan jasa yang dihasilkan, pendapatan dapat dikelompokkan menjadi:

Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product)
            Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP) yaitu nilai barang dan jasa yang diproduksi masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun. GDP dihitung dengan menjumlahkan semua hasil produksi barang dan jasa dari masyarakat yang tinggal di suatu negara, ditambah warga negara asing yang bekerja di negara tersebut. Selain PDB, kita mengenal Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB merupakan nilai barang dan jasa yang diproduksi oleh seluruh masyarakat yang tinggal di suatu daerah (region).

Produk Nasional Bruto (Gross National Product)
            Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP) yaitu seluruh nilai produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara suatu negara tertentu di manapun berada dalam periode tertentu, biasanya satu tahun. PNB dapat dirumuskan sebagai berikut. PNB = PDB – PFPN Pendapatan Faktor Produksi Neto (PFPN) merupakan selisih antara pendapatan atau produk yang dihasilkan oleh masyarakat yang berada di luar negeri (FPLN) dan pendapatan atau produk yang dihasilkan oleh masyarakat asing di dalam negeri (FPDN). Umumnya, PFPN negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia bernilai negatif. Artinya, impor faktor produksi lebih besar daripada ekspor faktor produksi. Oleh karena itu, di negara sedang berkembang nilai PNB lebih kecil daripada nilai PDB.

 Produk Nasional Neto (Net National Product)
            Produk Nasional Neto (PNN) yaitu seluruh nilai produksi barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu biasanya satu tahun, setelah dikurangi penyusutan dan barang pengganti modal. PNN dapat dirumuskan sebagai berikut. PNN = PNB – (Penyusutan + Barang pengganti modal) Produk GNP menyebabkan barang modal yang ada menjadi habis, misalnya mesin menjadi habis karena digunakan. Jika sumber daya ini tidak digunakan untuk menggantikan barang modal yang ada, GNP tidak mungkin dipertahankan pada periode yang berlaku.

Pendapatan Nasional Neto (Net National Income)
            Net National Income yaitu jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat dalam periode tertentu biasanya satu tahun, setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax). Pajak tidak langsung yaitu pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain, misalnya pajak penjualan, pajak impor, bea ekspor, dan cukai. Pendapatan Nasional (PN) dapat dirumuskan sebagai berikut. PN = PNN – Pajak tidak langsung

Pendapatan Perseorangan (Personal Income)
            Pendapatan perseorangan yaitu jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar sampai ke tangan masyarakat. Besarnya PI yaitu PNN ditambah transfer payment (TP) dikurangi iuran jaminan sosial (IJS), iuran asuransi (IA), laba ditahan (LD), dan pajak perseorangan (PP). Pendapatan perseorangan dapat dirumuskan sebagai berikut. PI = (PNN + TP) – (IJS + IA + LD + PP)

Pendapatan yang Siap Dibelanjakan (Disposable Income)
            Pendapatan disposabel yaitu pendapatan yang diterima masyarakat dan siap untuk dibelanjakan penerimanya, setelah dikurangi pajak langsung. Besarnya untuk DI yaitu PI setelah dikurangi dengan pajak langsung, dapat dirumuskan sebagai berikut. DI = PI – Pajak langsung

Pendapatan per Kapita (Income per Capita)
            Pendapatan per kapita (income per capita) yaitu pendapatan ratarata penduduk suatu negara pada periode tertentu, biasanya satu tahun. Pendapatan per kapita bisa juga diartikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa rata-rata yang tersedia bagi setiap penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu. Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut. Konsep pendapatan nasional yang biasa dipakai dalam menghitung pendapatan per kapita pada umumnya yaitu Produk Domestik Bruto (PDB) atau Produk Nasional Bruto (PNB).

Sistem Perdagangan Luar Negeri dan Neraca Pembayaran

v     EROPA


            Pertumbuhan ekonomi di ke-18 Eropa diprediksi 1,2 persen tahun ini dan 1,8 persen tahun depan, masing-masing lebih tinggi 0,1 persen dari prediksi komisi itu November lalu. Spanyol jelas terlihat membuka halaman baru setelah resesi dua tahun. Komisi Eropa menggandakan prospek pertumbuhan ekonomi negara itu untuk 2014 menjadi 1 persen, namun tingginya angka pengangguran diperkirakan turun sangat lambat dibawah 26 persen tahun ini.
            Untuk zona eropa secara menyeluruh, angka pengangguran tampak tidak beranjak pada kisaran rekor tertinggi saat ini 12 persen, turun ke 11,7 persen tahun depan. Pertumbuhan ekonomi di ke-28 negara Uni Eropa, yang mencakup negara seperti Inggris dan Polandia yang tidak menggunakan mata uang euro, mencapai 1,5 persen tahun ini dan 2 persen tahun depan, kata komisi itu. Prospek itu masing-masing juga direvisi naik 0,1 persen.
            Menurut data yang dikumpulkan oleh Bank Sentral Eropa, bahwa indeks neraca perdagangan telah meningkat 1.0% dari 0.7% di bulan Mei. Analis telah memperkirakan neraca perdagangan menjadi 0.7% . Paska dirilisnya data tersebut, EURUSD diperdagangkan menguat 0.02% di level 1.3653.
            Meskipun jumlah penduduknya hanya 7% dari jumlah penduduk dunia, persentase PDB Uni Eropa adalah 25,8% dari PDB dunia, dan perdagangannya dengan negara-negara lainnya di dunia mencapai sekitar 20% dari ekspor dan impor global (tidak termasuk perdagangan antar Negara-Negara Anggota Uni Eropa sendiri). Hal ini berarti Uni Eropa merupakan pelaku perdagangan terbesar di dunia, importir dan eksportir terbesar, investor terbesar, perekonomian terbesar dalam hal PDB, dan penerima investasi asing langsung nomor satu – karena perdagangan dewasa ini tidak mencakup hanya barang-barang.

Pertumbuhan dan lapangan kerja

          Uni Eropa memiliki kebijakan perdagangan untuk Eropa. Perdagangan dengan negara-negara lain menciptakan pertumbuhan dan lapangan kerja di dalam negeri. Namun demikian transaksi-transaksinya tentu saja saling menguntungkan – tidak ada negara yang dapat berkembang di dalam perbatasan yang tertutup. Saat ini, sekitar 60% dari setiap produk akhir Eropa – baik bahan baku, komponen atau lainnya – secara langsung maupun tidak langsung berasal dari negara atau wilayah lain di dunia. Hal ini saja merupakan alasan untuk menolak proteksionisme: Eropa bergantung pada impor komoditas-komoditas dan bahan baku penting serta butuh untuk mengakses pasar-pasar di seluruh dunia.
          Uni Eropa berupaya untuk menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan. Perdagangan yang terbuka dan adil mendorong adanya persaingan sekaligus memberikan manfaat bagi para konsumen. Uni Eropa percaya pada sistem yang berdasarkan aturan, yang berpusat pada Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organisation/ WTO) dan mekanisme-mekanisme multilateralnya. Uni Eropa akan menyambut baik kemajuan dalam perundingan-perundingan perdagangan multilateral, yang dikenal sebagai Putaran Doha. Namun untuk sementara, Uni Eropa juga melaksanakan perundingan-perundingan perdagangan bilateral.

Perjanjian-perjanjian bilateral

          Pembicaraan sedang dilaksanakan dengan negara-negara ASEAN dan India, negara-negara tetangga Uni Eropa di bagian selatan dan timur, serta Kanada, dan memulai pembicaraan dengan Jepang. Uni Eropa berkeinginan untuk mempererat hubungan dengan Amerika Serikat, serta meningkatkan pengaturan investasi dengan Cina. Sebuah perjanjian yang ambisius telah dicapai dengan Korea Selatan. Di Amerika Latin, perjanjian telah dicapai dengan Kolombia dan Peru. Sebuah perjanjian juga telah ditandatangani dengan wilayah Amerika Tengah. Perjanjian-perjanjian juga sedang dirundingkan dengan negara-negara di wilayah selatan Mediterania dan Eropa Timur, seperti Georgia, Moldova dan Armenia.
          Kepastian bahwa perjanjian-perjanjian yang ada tetap dilaksanakan merupakan sebuah prioritas. Secara global, Uni Eropa memiliki lebih dari 200 Perjanjian Perdagangan Bebas, yang mencakup lebih dari 35% perdagangan global. Selain bea masuk, perjanjian-perjanjian bilateral juga dapat membahas tentang pengadaan barang/ jasa oleh pemerintah, hak kekayaan intelektual, peraturan yang transparan, pembangunan yang berkesinambungan, layanan dan investasi. Secara bersama-sama, langkah-langkah tersebut dapat membuat perdagangan menjadi lebih hemat biaya, lebih cepat dan lebih dapat diperkirakan.

Pembangunan melalui perdagangan

          Perdagangan adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mendorong pembangunan. Melalui perdagangan dengan Uni Eropa, negara-negara miskin dapat memperoleh pendapatan dari ekspor, meningkatkan industrialisasi dan mendiversifikasikan perekonomian mereka. Uni Eropa mengimpor lebih banyak produk pertanian dari negara-negara berkembang dibanding Australia, Kanada, Jepang, Selandia Baru dan Amerika Serikat secara bersama-sama.
Prakarsa ‘Sistem Preferensi Umum (Generalised System of Preferences/ GSP)’ mendorong pembangunan yang berkesinambungan dan tata pemerintahan yang baik. Sistem tersebut menawarkan pengurangan tarif yang lebih besar untuk negara-negara berkembang yang sangat rentan (Negara-Negara Tertinggal atau Least Developed Countries/ LDCs dapat mengekspor apapun kecuali senjata ke Uni Eropa tanpa membayar bea masuk). 
- BELANDA

            Belanda sebuah negara peserta Kerajaan Belanda, yang terdiri dari dua belas provinsi di Eropa Barat Laut dan tiga pulau di Karibia. Belanda Eropa berbatasan dengan Laut Utara di utara dan barat, Belgia di selatan, dan Jerman di timur, dan berbagi perbatasan bahari dengan Belgia, Jerman, dan Britania Raya. Belanda menganut demokrasi parlementer yang disusun sebagai negara kesatuan. Ibu kotanya adalah Amsterdam, sedangkan pusat pemerintahan dan kedudukan monarkinya berada di Den Haag.
            Belanda mempunyai ekonomi yang maju dan terbuka yang mana pemerintahan telah mengurangi peranannya dalam mengawal ekonomi Belanda sejak 1980-an. Aktivitas ekonomi utama di Belanda adalah termasuk pemrosesan makanan, bahan kimia, pemrosesan minyak, dan pembuatan mesin listrik. Walaupun sektor pertaniannya hanya menyediakan peluang pekerjaan kurang dari 4% populasi, Belanda mampu menghasilkan kelebihan dalam industri makanan untuk diekspor. Belanda menduduki urutan ketiga dalam daftar pengekspor makanan, setelah Amerika Serikat dan Perancis. Dengan jumlah penduduk pada tahun 2010 sekitar 16.577.612, yang luas kepadatan daerahnya 395 km2  . Perkiraan PDB tahun 2013 total $ 696,308 miliar(KKB)  dan $ 800,535 miliar(nominal), dengan pendapatan per kapitanya $ 41.447 (KKB) dan $ 47.651 (nominal).

PDB                                        : 588.414 miliar - Jutaan Euro (2010)
PDB per kapita                       : Paritas daya beli: 42.475 Dollar AS (2010)
Pertumbuhan Ekonomi           : 1,5% (2006-2010)
Populasi pekerja                      : 7,8 juta (2010)
Penganggur                             : 419.000 (5,4%) (2011)
Tingkat inflasi                         : 1.5 (2006-2010)
Perdagangan internasional      : Ekspor 574.307 juta dolar AS (2010, barang)
                                              : Impor 517.781 juta dolar AS (2010, barang)
Ekspor komoditas         : Mesin dan peralatan transportasi, bahan kimia, bahan bakar,                                                                       produk pertanian, bahan makanan
Impor komoditas          : Mesin dan peralatan transportasi, bahan kimia, bahan bakar,                                                                       bahan makanan, pakaian
Ekspor mitra              : Jerman 24,3%, Belgia 11%, Perancis 8,6%; Inggris 8%; Italia                                                                     5%, AS 4,5% (2010)
Impor mitra                 : Jerman 17,8% ; Belgia 9,6% ; Cina 9,3% ; AS 7,5% ; Inggris                                                                      6,7% ; Prancis 4,3% (2009)

Neraca Perdagangan Belanda




PNB ( produk national bruto )

APBN Belanda
            Kebijakan ekonomi Belanda diarahkan terutama ke arah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dan pengembangan dengan cara konsolidasi fiskal, tenaga kerja dan reformasi pasar produk, restrukturisasi ekonomi, konservasi energi, perlindungan lingkungan, pembangunan daerah, dan tujuan nasional lainnya. Pemerintah yang telah menggabungkan kebijakan makroekonomi yang ketat dan stabil, dengan luas reformasi struktural dan peraturan. Pemotongan tajam dalam subsidi pengeluaran keamanan dan sosial dikombinasikan dengan moderasi upah deregulasi yang konsisten, dan privatisasi bekas perusahaan milik negara, dan persaingan yang meningkat telah membantu perekonomian Belanda untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja berkelanjutan.
Setelah kabinet kanan-tengah sebelumnya jatuh pada bulan Oktober 2002 dan pada pemilihan umum Mei 2003 menghasilkan pemerintahan koalisi baru yang terdiri dari CDA, VVD, dan D66. Program pemerintah untuk empat tahun masa tugas menekankan perlunya reformasi dan pengeluaran lebih pada keamanan, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur transportasi, dengan tetap menjaga disiplin anggaran dan memperluas pasar tenaga kerja.
            Dua tantangan utama yang dihadapi pemerintah Belanda selama empat tahun adalah untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan produktivitas dan dengan menjaga keuangan publik ke arah yang berkelanjutan. Pemerintah mengakui perlunya reformasi struktural lebih menekankan produk fleksibilitas pasar dan penciptaan modal lebih dinamis dan deregulasi pasar dan jasa keuangan, yang akan membantu meningkatkan posisi kompetitif serius terkikis Belanda di Uni Eropa (UE) dan pasar dunia. Setelah beberapa tahun berkelanjutan pertumbuhan non-inflasi dan pengangguran yang rendah, kinerja ekonomi makro ekonomi Belanda telah mengalami penurunan kualitas. Pada tahun 2003, perlambatan ekonomi global dan erosi posisi kompetitif Belanda dibasahi permintaan luar negeri dan investasi, sementara pasar saham bersih dan PHK diumumkan oleh banyak perusahaan multinasional mengakibatkan penurunan tajam dalam rumah tangga dan kepercayaan bisnis.
            Perlambatan pertumbuhan global mempengaruhi semua komponen permintaan efektif, dan menyebabkan pertumbuhan PDB pada tahun 2003 turun sebesar 0,8 persen setelah merosot menjadi hanya 0,2 persen pada tahun 2002. Meskipun pemulihan diharapkan dari pertumbuhan perdagangan dunia pada akhir tahun 2004, prospek ekonomi Belanda tetap hangat. Kerugian lebih lanjut dari posisi kompetitif Belanda akibat apresiasi euro vis - vis dolar diperkirakan akan mengurangi ekspor dan mengurangi output. Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Eropa (OECD) memprediksi pertumbuhan PDB Belanda untuk memulihkan satu persen pada 2004 dan meningkat menjadi 2,0 persen pada tahun 2005. Pejabat itu (Biro Analisis Kebijakan Ekonomi CPB) perkiraan mengharapkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2004 menjadi sembuh dengan 1,25%, diikuti oleh ekspansi 1,5% pada 2005. CPB mengharapkan penurunan tajam kepercayaan konsumen (ke level terendah sejak 1980-an), dan erosi pendapatan sekali pakai nyata untuk tersedak belanja konsumen sebagai mesin pertumbuhan utama. Sebuah pemulihan yang kuat dari permintaan luar negeri (sampai dekat dengan tujuh persen pada tahun 2004 dan 2005) akan harus mengimbangi permintaan lesu domestik (dan belanja publik melemah tajam) dan menarik keluar ekonomi dari resesi saat ini di bagian akhir tahun 2004 Mencerminkan penurunan ekonomi, pertumbuhan lapangan kerja yang menurun, sementara jumlah redudansi berkembang.

PDB Per Kapita
            Perkembangan tenaga kerja yang tidak menguntungkan pasar diperkirakan akan meningkatkan tingkat pengangguran menjadi lebih dari 6% dari angkatan kerja pada tahun 2004. Setelah memuncak pada hampir 5% pada tahun 2001, inflasi turun menjadi 2,1% pada tahun 2003, dan diharapkan untuk melunakkan menjadi 1,25% pada tahun 2004 dan 0,75% pada tahun 2005. Saat ini perkembangan harga dan upah tidak menunjukkan indikasi risiko deflasi dekat.
Belanda adalah salah satu negara anggota Uni Eropa pertama yang lolos ke Uni Ekonomi dan Moneter (EMU). Kebijakan fiskal bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara mengurangi belanja publik dan menurunkan pajak dan iuran jaminan sosial. Penurunan ekonomi yang tak terduga telah menjadikan keseimbangan fiskal dan melambungkan defisit nominal dari 1,6% dari PDB pada tahun 2002 menjadi 3,3% pada tahun 2003.
            Karena tingkat hutang publik telah melampaui kriteria utang, pemerintah koalisi kanan-tengah telah berkomitmen untuk tindakan anggaran yang akan memindahkan defisit fiskal kembali ke defisit yang diamanatkan oleh Pertumbuhan EMUÕs dan Pakta Stabilitas pada tahun 2005. Stok utang publik diperkirakan akan jatuh dari tinggi 63,1 persen dari PDB pada 1999, untuk 58,1 persen pada tahun 2004. Belanda adalah penyumbang bersih terbesar ke Uni Eropa dengan total kontribusi ke Uni Eropa tumbuh dengan baik lebih dari 3 miliar euro (0,57 persen dari PDB) pada tahun 2003. Kontribusi per kapita untuk Uni Eropa tahun 2003 tumbuh untuk menutup sampai 200 euro. Meskipun sektor swasta merupakan hal terpenting dalam perekonomian, Belanda memiliki sektor publik yang penting. Pemerintah memainkan peran penting melalui persyaratan izin dan peraturan yang berkaitan dengan hampir setiap aspek kegiatan ekonomi. Pemerintah menggabungkan kebijakan ekonomi mikro yang ketat dan stabil dengan luas reformasi struktural dan peraturan. Belanja publik, termasuk pembayaran transfer jaminan sosial, turun menjadi 41% dari PDB.
            Pemerintah secara bertahap telah mengurangi perannya dalam ekonomi sejak 1980-an, dan privatisasi dan deregulasi terus berlanjut. Perdagangan dan Investasi Belanda, yang berasal lebih dari dua pertiga PDB dari barang dan perdagangan jasa, terus memiliki keseimbangan sangat positif perdagangan barang dan jasa untuk tahun 2003 dari $ 27400000000 - dekat dengan 5,3% dari PDB, penyumbang utama untuk arus akun surplus mendekati 4% dari PDB. Karena tidak ada perdagangan yang signifikan atau hambatan investasi, Belanda tetap merupakan pasar reseptif bagi ekspor AS dan mitra investasi penting. Belanda adalah negara terbesar kedelapan pasar ekspor AS , juga sebagai investor terbesar ketiga langsung di Amerika Serikat, di belakang Inggris dan Jepang. Investasi langsung Belanda akumulasi di Amerika Serikat pada tahun 2002 adalah $ 155.000.000.000. Amerika Serikat adalah investor terbesar di Belanda dengan investasi langsung sebesar $ 145 milyar. Ada lebih dari 1.600 perusahaan AS dengan anak perusahaan atau kantor di Belanda. Orang Belanda adalah pendukung kuat perdagangan bebas dan sekutu setia AS dalam forum internasional seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan OECD.
            Sektor Ekonomi Jasa mencapai sekitar setengah dari pendapatan nasional dan terutama dalam transportasi, distribusi, logistik, dan bidang keuangan, seperti perbankan dan asuransi. Kegiatan industri menghasilkan lebih dari sepertiga dari produk nasional dan didominasi oleh Metalworking, penyulingan minyak, kimia, dan industri pengolahan makanan. Pertanian dan sektor perikanan dan tradisional Belanda rekening kegiatan untuk beberapa 3% dari PDB.
Meskipun produksi minyak mentah Belanda yang kecil, Belanda merupakan peringkat di antara produsen terbesar dan distributor gas alam. Ladang gas Slochteren di Groningen Provinsi di Utara adalah salah satu penghasil ladang gas alam terbesar di dunia. Jumlah cadangan gas alam yang terletak di daratan saat ini berjumlah sekitar 2 triliun meter kubik. Sekitar 80% dicatat dengan cadangan di daratan, sisanya 20% dicatat dengan deposit relatif kecil di Laut Utara. Produksi gas saat ini berjalan pada rata-rata tahunan sebesar hampir 80 miliar meter kubik, sekitar setengah dari yang diekspor ke Uni Eropa negara anggota. Pendapatan pemerintah dari royalti pada produksi gas dan minyak mencapai sekitar $ 2,6 milyar (0,5% dari PDB) pada tahun 2003.

PERKEMBANGAN EKONOMI BELANDA TAHUN 2006-2011

            Ukuran ekonomi, atau Produk Domestik Bruto, lebih dari € 588 miliar pada 2010. Belanda memiliki ekonomi terbesar keenam belas di dunia dan terbesar keenam di Uni Eropa.
Dibandingkan dengan banyak negara anggota Uni Eropa lainnya, Belanda memiliki ekonomi yang sangat terbuka, yang mengapa negara terpukul keras oleh penurunan tajam dalam perdagangan dunia pada tahun 2008 dan 2009. Namun demikian, penurunan ekonomi di Belanda tidak lebih besar dari penurunan PDB untuk seluruh zona euro. Ketika dianggap selama jangka waktu yang lama, bagaimanapun, Belanda menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik dibandingkan dengan Anggota Uni Eropa dan Amerika Serikat. Ini merupakan kinerja yang sangat baik untuk perekonomian yang dikembangkan dengan standar hidup yang tinggi. Reformasi struktural yang telah dilaksanakan di, misalnya, pasar tenaga kerja dan sistem jaminan sosial, telah menciptakan kondisi untuk pertumbuhan ekonomi berpotensi sehat yang menawarkan ruang untuk investasi dalam pengetahuan dan inovasi, misalnya, sehingga Belanda akan tetap menjadi makmur , berkelanjutan, dan juga gia yang bangsa. Untuk periode kabinet (2011-2015), rata-rata pertumbuhan PDB diharapkan menjadi 1 persen, sementara 1,25 persen dipertanggungjawabkan pada awal pemerintah Rutte pada akhir 2010. Perbedaan ini terutama disebabkan oleh resesi ekonomi tahun 2011-an dan 2012.In awal 2012, tingkat inflasi akan menjadi 2,25 persen. CPB Belanda Biro Analisis Kebijakan Ekonomi (CPB) mengharapkan bahwa defisit anggaran Belanda akan menjadi 4,5 persen, atau 28 miliar euro, pada tahun 2013. Dari tahun ke depan, perekonomian Belanda diperkirakan akan pulih perlahan-lahan, dengan produk domestik bruto (PDB) dari 1,25 persen pada tahun 2013.
            Belanda secara tradisional memiliki ekonomi terbuka dan tingkat perdagangan dengan negara lain sangat signifikan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Biro Belanda untuk Analisis Kebijakan Ekonomi, Belanda menghasilkan sekitar 33% dari pendapatannya dari ekspor barang dan jasa. Pada tahun 2011, nilai ekspor adalah 84,2% dari Belanda PDB.
            Sebagai eksportir terbesar kelima barang di dunia, Belanda menempati posisi penting ketika datang ke perdagangan dunia. Pada tahun 2010, Belanda mengekspor barang senilai total lebih dari 574.000.000.000 dolar AS. Belanda juga merupakan eksportir yang signifikan dari layanan komersial - ekspor jasa-jasa komersial sebesar 111,3 miliar dolar AS (81,9 miliar Euro, CBS, 2012) pada tahun 2010, yang menempatkan negara kesembilan dalam peringkat dunia.
            Selain menjadi eksportir utama, Belanda juga mengimpor sejumlah besar barang: hampir $ 518.000.000.000 senilai tahun 2010. Dengan pangsa 3,4% dari total global, negara merupakan importir terbesar ketujuh barang di dunia. Belanda juga merupakan pengimpor signifikan dari layanan komersial - impor layanan komersial sebesar 109 miliar dolar AS pada 2010, yang menempatkan kedelapan Belanda di peringkat dunia.
            Tingkat pengangguran di Belanda adalah salah satu yang terendah di Eropa. Dari 2006 hingga 2010, rata-rata 3,4% dari penduduk yang bekerja potensi menganggur, sementara tingkat yang sesuai di negara-negara euro adalah 8,5%. Krisis ekonomi telah menyebabkan peningkatan pengangguran di Belanda menjadi 4,8% pada bulan Oktober 2011 (Eurostat, 2011), tetapi ini masih jauh di bawah rata-rata negara tetangga. Pemuda pengangguran sangat rendah di Belanda. Pada bulan Oktober 2011, 8,2% penduduk potensial Belanda yang bekerja di bawah-25 adalah pengangguran, dibandingkan dengan rata-rata 22,0% di Uni Eropa-27.
            Jumlah total investasi Belanda di negara lain cukup besar. Pada akhir 2010, investasi di luar negeri mencapai lebih dari 890 miliar dolar AS, membuat negara investor asing terbesar ketujuh di dunia. Menurut Badan Penanaman Modal Asing, negara telah menyediakan kemudahan untuk sekitar 8.000 perusahaan asing, termasuk perusahaan seperti BASF, Cisco Systems, Microsoft, Nike, SABIC, Siemens dan Yakult. Perusahaan asing telah melakukan investasi langsung senilai 590 miliar dollar AS. Akibatnya, Belanda adalah terbesar kedelapan penerima dunia investasi asing, dengan investor asing memberikan 15% dari jumlah pekerjaan di Belanda.

Export dan import pada tahun 2011
            Ekspor Belanda sebesar € 404.600.000.000 pada tahun 2011, naik 8,9% dari 2010. Perdagangan ekspor Belanda adalah tertinggi kedua di Eropa setelah Jerman. Keunggulan di ekspor Eropa terutama dapat dikaitkan dengan ekspor transit ke negara Eropa lainnya. Dalam hal ini, benar-benar adalah pintu gerbang ke Eropa untuk banyak produk dari daerah lain. Setengah dari ekspor terdiri dari ekspor transit.
            Sebagai eksportir terbesar kelima barang di dunia, Belanda menempati posisi penting ketika datang ke perdagangan dunia. Pada tahun 2010, Belanda mengekspor barang senilai total lebih dari 574.000.000.000 dolar AS.  Belanda juga merupakan eksportir yang signifikan dari layanan komersial - ekspor jasa-jasa komersial sebesar 111,3 miliar dolar AS (€ 81900000000 - Statistik Belanda 2012) pada tahun 2010, yang menempatkan negara kesembilan dalam peringkat dunia. Pada tahun 2011, mitra ekspor paling penting Belanda adalah: Jerman (24,1%); Belgia (12,1%), Perancis (8,9%); Inggris (8,0%); Italia (4,8%) dan US (4,1%).
Di tahun 2011, mitra Belanda yang paling signifikan impor adalah: Jerman (16,7%); Belgia (10,0%), China (8,4%); Inggris (6,7%); AS (6,6%) dan Perancis (4,6%).


- LUXSEMBOURG
PDB (KKB)
Perkiraan 2012
 - 
Total
US$42.225 miliar
 - 
US$79.785

            Luxemburg adalah salah satu negara terkecil di Eropa. Dia berada pada peringkat ke-167 dalam ukurannya dibandingkan negara-negara lainnya. Negara ini luasnya sekitar 2.586 km². Luxemburg berbatasan dengan provinsi Luxemburg milik Belgia di sebelah barat, yang luasnya sebesar 4.443 km², hampir dua kali luas negara ini. Di utara, bagian-bagian dari Ardennes, berbukit-bukit dan gunung-gunung dengan ketinggian rendah, dengan Buurgplaatz sebagai titik tertinggi pada 559 m. Bagian lain dari negara ini juga berbukit-bukit. Perbatasan timur Luksemburg dibentuk oleh tiga sungai, Moselle, Sauer/Sûre dan Our.
            Ekonomi yang stabil, berpendapatan tinggi mencirikan pertumbuhan yang moderat, inflasi rendah, dan tingkat pengangguran yang rendah pula. Sektor industri, yang hingga belakangan ini didominasi oleh baja, kini semakin beranekaragam dan mencakup pula kimia, karet, dan produk-produk lainnya. Dalam beberapa dasawarsa terakhir, pertumbuhan dalam sektor finansial telah lebih dari menggantikan penurunan dalam baja. Sektor jasa, khususnya perbankan, menyumbangkan proporsi yang bertumbuh dari ekonomi.
            Agrikultur didasarkan pada pertanian kecil yang dimiliki keluarga-keluarga. Luxemburg secara khusus mempunyai hubungan dagang dan finansial yang erat dengan Belgia dan Belanda, dan sebagai anggota Uni Eropa juga menikmati keuntungan-keuntungan dari pasar Eropa yang terbuka. Luxemburg memiliki PDB per kapita tertinggi di dunia, sebesar US$87.955 (2005). Tingkat pengangguran 4,4% dari seluruh angkatan kerja pada Juli 2005.

PDB Luksemburg

PDB Per Kapita

Impor Luxemburg dari Indonesia pada periode Januari 2005 mencapai 3,4 juta meningkat sebesar 19,4%.   Dibandingkan impor  Luxemburg pada periode yang sama tahun 2005 sebesar 2,8 juta. Sedangkan ekspor Luxemburg ke Indonesia pada periode Januari 2005 adalah sebesar 413 ribu atau meningkat sebesar 201,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2005 dengan nilai ekspor 136 ribu. Neraca Perdagangan Luxemburg-Indonesia pada periode Januari 2005 memberikan surplus bagi Indonesia sebesar 3,0 juta atau mengalami peningkatan sebesar 10,3% dibanding surplus neraca Perdagangan pada periode yang sama tahun 2004 sebesar  2,7 juta.

APBN Luxembourg Tahun 2008 - 2014


Neraca Perdagangan tahun 2008 - 2014


v     AMERIKA

Indikator ekonomi
7,8% (September 2012)

Pertumbuhan PDB
1,3% (Q2 2012), 1,7% (2011)
Inflasi CPI
1,7% (Mei 2011 – Mei 2012)

15,1% (2010)

$15,78 triliun (25 Juni 2012)

$15,41 triliun (28 September 2012)

$58,5 triliun (Q4 2011)

Amerika Serikat menerapkan sistem ekonomi kapitalis campuran yang didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang melimpah, infrastruktur yang dikembangkan dengan baik, dan produktivitas yang tinggi. Menurut International Monetary Fund (IMF), PDB AS adalah $15,1 triliun, atau sekitar 22% dari produk dunia bruto, dan dengan nilai pertukaran pasar hampir 19% dari total produk dunia bruto menurut keseimbangan kemampuan berbelanja (KKB).Jika dihitung sebagai negara tunggal, angka ini merupakan yang terbesar di dunia; PDB nasional AS hanya 5% lebih kecil dari total PDB Uni Eropa yang jumlah populasinya 62% lebih banyak. Di antara negara-negara lainnya, Amerika Serikat menempati peringkat ke-9 di dunia menurut PDB nominal per kapita dan peringkat 6 menurut PDB (KKB) per kapita. Dolar Amerika Serikat adalah cadangan mata uang utama di dunia.

PDB Tahun 2008 - 2013

Amerika Serikat adalah importir barang terbesar pertama dan eksportir terbesar kedua di dunia, meskipun ekspor per kapita nya masih agak rendah. Pada tahun 2010, total defisit perdagangan Amerika Serikat adalah $635 biliun. Kanada, RRC, Meksiko, Jepang, dan Jerman adalah mitra perdagangan utama AS. Pada 2010, minyak adalah komoditas impor terbesar, sedangkan alat transportasi adalah komoditas ekspor terbesar Amerika Serikat. RRC dan Jepang adalah dua negara asing terbesar pemegang utang publik AS.

Bursa Saham New York di Wall Street adalah bursa saham terbesar di dunia menurut total kapitalisasi pasar.
Pada tahun 2009, sektor swasta diperkirakan menyumbangkan 86,4% bagi perekonomian nasional, diikuti oleh perekonomian pemerintah federal sebesar 4,3% dan perekonomian negara bagian dan pemerintah daerah (termasuk transfer federal) sebesar 9,3%. Perekonomian AS tergolong ke dalam perekonomian pascaindustri; sektor jasa menyumbangkan sekitar 67,8% bagi total PDB. Meskipun demikian, AS masih dianggap sebagai kekuatan industri utama di dunia. Ladang bisnis utama menurut penerimaan bisnis bruto berasal dari sektor perdagangan grosir dan ritel; sedangkan menurut pendapatan bersih, bisnis utama perekonomian AS adalah manufaktur.
Sektor manufaktur didominasi oleh produk-produk kimia. AS merupakan produsen minyak terbesar ketiga di dunia, dan juga importir minyak terbesar. Negara ini juga menjadi produsen terbesar energi nuklir dan listrik, begitu juga dengan gas alam likuid, sulfur, fosfat, dan garam. Meskipun sektor pertanian hanya menyumbangkan kurang dari 1% bagi total PDB, AS merupakan produsen terbesar tanaman jagung dan kedelai. Bursa Saham New York adalah bursa saham terbesar di dunia menurut jumlah dagangan dalam dolar. Coca-Cola dan McDonald's adalah dua merek dagang asal AS yang paling terkenal di dunia.
Pada Agustus 2010, angkatan kerja di Amerika Serikat berjumlah 154,1 juta orang. Sektor pemerintahan adalah sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja, yang mempekerjakan sekitar 21,2 juta orang. Sedangkan sektor swasta yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah sektor kesehatan dan bantuan sosial, mempekerjakan lebih dari 16 juta orang. Sekitar 12% angkatan kerja di AS telah tergabung ke dalam serikat pekerja, lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara di Eropa Barat (30% secara keseluruhan). Pada 2011, Bank Dunia menempatkan AS di peringkat teratas negara-negara di dunia dari segi kemudahan dalam merekrut dan memecat tenaga kerja.
Resesi ekonomi global 2008-2012 sangat memengaruhi perekonomian Amerika Serikat. Sebagai contoh, tingkat pengangguran semakin tinggi, Indeks Kepercayaan Konsumen rendah, pendapatan rumah tangga terus menurun, dan penyitaan serta kebangkrutan pribadi semakin meningkat, yang ujung-ujungnya memicu krisis utang federal, inflasi, dan melonjaknya harga bahan pangan dan minyak bumi. Meskipun data resmi menunjukkan bahwa perekonomian AS sudah pulih, sebuah jajak pendapat pada tahun 2000 menunjukkan bahwa separo warga Amerika menganggap perekonomian AS masih dalam keadaan resesi, bahkan lebih parah lagi, depresi. Pada tahun 2009, AS menjadi negara dengan produktivitas tenaga kerja per orang tertinggi ketiga di dunia, di belakang Luksemburg dan Norwegia. Pada tahun yang sama, AS juga menjadi negara keempat yang paling produktif per jam, di belakang kedua negara yang disebutkan sebelumnya dan Belanda. Jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa, tarif pajak penghasilan di AS masih lebih tinggi, sedangkan pajak konsumen tarifnya lebih rendah.

PNB Tahun 2011 - 2014

APBN Tahun 2004 - 2014

Arus Modal


 Neraca Perdagangan


- ARGENTINA                                                    
Pembayaran bunga tinggi pada utang negara dan defisit anggaran yang besar menyebabkan default utang Argentina pada tahun 2001 dan ditinggalkannya selanjutnya nilai tukar tetap peso terhadap dolar. Transisi ke nilai tukar yang fleksibel mengakibatkan utang publik melebihi Produk Domestik Bruto (PDB). Pada tahun 2002, utang publik tiba-tiba meningkat menjadi USD 151.560.000.000 (150,7% dari PDB) dari USD144.45 miliar (53,8% dari PDB) pada tahun 2001 karena devaluasi tajam peso Argentina seperti melayang. Utang tersebut sejak itu telah menurun akibat restrukturisasi ekonomi. Pada 2012, utang publik sebesar hanya 41,6% dari PDB atau Rp 197.460.000.000.

Laju Pertumbuhan PDB tahunan di Argentina dilaporkan oleh Instituto Nacional de Estadista. Argentina PDB Annual Growth Rate rata-rata 3,85 Persen dari tahun 1994 hingga 2013, mencapai semua waktu tinggi dari 11,80 persen di bulan Juni 2010 dan rekor rendah -16,30 Persen pada bulan Maret 2002. Argentina adalah ekonomi terbesar ketiga di Amerika Latin.
Sektor jasa adalah rekening yang paling penting dan untuk 64 persen dari total PDB. Segmen terbesar dalam Layanan adalah: perdagangan grosir dan eceran dan perbaikan (14 persen dari total PDB), transportasi, pergudangan dan komunikasi (12,2 persen), real estat (12 persen), pendidikan, kesehatan dan pelayanan sosial (7,2 persen) dan keuangan intermediasi (7 persen). Industri merupakan 25 persen dari PDB dan segmen terbesar dalam sektor ini adalah: manufaktur (16 persen dari total PDB), konstruksi (5 persen) dan distribusi listrik, air dan gas (3 persen). Bahan bakar pemerintah 7 persen dari PDB dan pertanian dan rekening sektor perikanan untuk sisanya 4 persen dari PDB. 
Neraca  Perdagangan Argentina 2008  - 2014

Arus Modal  Argentina  2008 – 2014

APBN Argentina 2008 – 2014
 
- BRAZIL

Utang luar negeri Brasil terhadap PDB menurun sedikit menjadi 13,8% selama kuartal ketiga 2013 dari 14,2% pada kuartal sebelumnya, sebagai utang eksternal - termasuk pinjaman antar - menolak untuk USD471.36 miliar dari USD476.60 miliar. Dicocokkan statistik perdagangan luar negeri, utang luar negeri Brasil mencapai sekitar 1,3 perempat dari ekspor, tidak berubah dari kuartal sebelumnya. Namun, pembayaran utang naik menjadi 31,3% dari ekspor dan 3,4% dari PDB selama kuartal ketiga tahun 2013, dari 25,5% dan 2,7% selama kuartal sebelumnya dan tingkat tertinggi sejak 2007. Pada saat yang sama, cadangan devisa Brazil mencapai hanya 5,0 perempat dari utang pada bulan Juli-September 2013, turun dari 6,1 perempat selama April-Juni atau tinggi baru-baru ini dari 8,1 perempat pada bulan Juli-September 2012.
 Hanya 4,19% dari utang luar negeri Brasil adalah dalam mata uang real Brasil hingga kuartal kedua tahun 2013 dibandingkan dengan 88,94% dari utang luar negeri dalam dolar AS. Seperti di awal 2000-an, depresiasi tajam dari real Brasil telah meningkatkan biaya keseluruhan pelayanan utang ini - baik pelunasan pokok dan pembayaran bunga. The real diperdagangkan pada BRL3.797/USD mengejutkan selama Oktober 2002, setelah jatuh dari BRL2.380/USD pada Januari 2002, dan BRL1.806/USD selama Januari 2000. Penyusutan serupa telah diamati selama 2012-2013. Penurunan minat investor di pasar negara berkembang - bertepatan dengan meningkatnya risiko dalam sistem keuangan global dan Federal Reserve AS Juni 2013 pengumuman bahwa mungkin skala kembali program pembelian kembali asetnya pada pertengahan 2014 - telah sangat membebani real Brasil. Nyata terdepresiasi ke BRL2.341/USD selama Agustus 2013 dari BRL2.028/USD pada awal tahun dan BRL1.675/USD selama Januari 2011.
Sementara tekanan depresiasi tajam mungkin mengingatkan kembali ke skenario eksternal utang tahun 2002, kini Brazil menikmati beberapa rahmat tabungan dalam mengurangi beberapa kerentanannya. Misalnya, Brasil memegang aset cadangan resmi substansial dan cadangan internasional, yang memungkinkan untuk memperbaiki kerentanan potensial dalam sistem keuangan dan mendukung mata uang. Pada kuartal ketiga 2013, aset cadangan resmi masing-masing sekitar 16,5% dari PDB. Ini lebih baik dibandingkan dengan awal 2000-an di mana aset cadangan resmi kurang dari 10% dari GDP (rata-rata sekitar 6,3% dari 2000-2002). Memburuknya ini cadangan internasional - sementara memprihatinkan - artinya jika dibandingkan dengan skenario selama awal 2000-an ketika cadangan devisa yang terdapat kurang dari seperempat dari biaya pelayanan utang. Keseluruhan risiko dari utang jangka pendek juga telah relatif kecil - memang, pada 2012, utang luar negeri jangka pendek sebesar 1,45% hanya dari PDB dibandingkan dengan 4,64% pada tahun 2002 dan 4,99% selama tahun 2001 - memang, utang jangka pendek secara keseluruhan telah menurun sebagai proporsi utang luar negeri secara keseluruhan.

Utang luar negeri Brasil ini membutuhkan pemantauan, mengingat peningkatan risiko baik dari kenaikan utang dan depresiasi mata uang. Namun, risiko ini tidak boleh dilihat secara terpisah dan sebaliknya harus dievaluasi vis - vis satu set yang lebih holistik indikator hutang. Keputusan terbaru Federal Reserve AS untuk meninjau kembali keputusannya untuk skala kembali stimulus moneter dapat membantu. Utang pemerintah umum Brasil gross tetap di atas 58% dari produk domestik bruto (PDB) sejak Desember 2012; pada Agustus 2013, keseluruhan utang bruto pemerintahan umum dilaporkan pada 59.14% dari PDB, atau sekitar BRL2.75 miliar, meningkatkan kekhawatiran tentang keberlanjutan keuangan publik Brasil. Sektor Publik utang bruto sebagai persentase dari PDB meningkat dari rendah baru-baru 54,15% per Desember 2011-59,78% selama November 2012. Kenaikan tajam dapat sebagian besar disebabkan utang yang dibuat di bawah Bank Sentral (Bacen) operasi, yang meningkat dari rendah 8,25% dari PDB pada Desember 2011 hingga tinggi baru-baru 15.70% dari PDB per Mei 2013.
Aset pemerintah umum sebagai persentase dari PDB meningkat dari 27,24% selama bulan Desember 2011-31,69% selama bulan Desember tahun 2012 sebelum moderat ke 28.40% selama bulan Agustus 2013. Setelah akuntansi untuk kepemilikan aset perusahaan yang timbul dari kredit dengan lembaga keuangan, Bacen portofolio dan pertukaran pemerataan, antara lain, keuangan pemerintah Brasil tampaknya jauh lebih sehat, dengan sektor publik melaporkan hutang bersih sebagai persentase dari GDP sebesar hanya 34,74% dibandingkan dengan 35,92% selama bulan Desember 2012 dan 37,08% pada Desember 2011. Selanjutnya, sementara volatilitas nilai peningkatan pertukaran memiliki agak mengharuskan peningkatan utang dari operasi Bacen, ini sebagian diimbangi oleh tinggi dalam mata uang dolar AS kepemilikan cadangan, sehingga mengurangi hutang bersih sektor publik.
Neraca  Perdagangan  Brazil  2008  - 2014

Arus Modal Brazil 2008 – 2014

APBN Brazil 2008 – 2014

    v     TIMUR TENGAH

- ARAB SAUDI
Arab Saudi atau Kerajaan Arab Saudi adalah negara Arab yang terletak di Jazirah Arab. Beriklim gurun dan wilayahnya sebagian besar terdiri atas gurun pasir dengan gurun pasir yang terbesar adalah Rub Al Khali. Orang Arab menyebut kata gurun pasir dengan kata sahara. Kekayaan yang sangat besar yang didapat dari minyak, sangat membantu permainan dan pembentukan kekuatan peran dari keluarga Kerajaan Saudi baik di dalam maupun luar negeri. Wilayah ini dahulu merupakan wilayah perdagangan terutama di kawasan Hijaz antara Yaman-Mekkah-Madinah-Damaskus dan Palestina. Pertanian dikenal saat itu dengan perkebunan kurma dan gandum serta peternakan yang menghasilkan daging serta susu dan olahannya. Pada saat sekarang digalakkan sistem pertanian terpadu untuk meningkatkan hasil-hasil pertanian.

Perindustrian umumnya bertumpu pada sektor Minyak bumi dan Petrokimia terutama setelah ditemukannya sumber sumber minyak pada tanggal 3 Maret 1938. Selain itu juga untuk mengatasi kesulitan sumber air selain bertumpu pada sumber air alam (oase) juga didirikan industri desalinasi Air Laut di kota Jubail. Sejalan dengan tumbuhnya perekonomian maka kota-kota menjadi tumbuh dan berkembang. Kota-kota yang terkenal di wilayah ini selain kota suci Mekkah dan Madinah adalah Kota Riyadh sebagai ibukota kerajaan, Dammam, Dhahran, Khafji, Jubail, Tabuk dan Jeddah. Arab Saudi telah berhasil mengurangi beban utang publik karena kenaikan harga minyak sepanjang tiga tahun terakhir. Utang publik mencapai Rp 36 miliar (6,1% dari PDB) pada akhir tahun 2011, turun dari USD 60 juta (15,9% dari PDB) dua tahun sebelumnya. Selain itu, Dana Moneter Internasional memperkirakan bahwa rasio utang publik terhadap PDB menurun lebih lanjut pada tahun 2012 5,5%, dan akan terus menurun selama lima tahun ke depan. Pertumbuhan PDB yang signifikan berkontribusi terhadap kontraksi utang terhadap PDB.
Namun, jika Arab Saudi memotong produksi minyaknya atau jika harga minyak turun tajam dalam jangka menengah seperti yang diharapkan oleh IMF dan banyak ahli, akan Arab Saudi masih dapat mempertahankan kemakmuran ini dengan mempertimbangkan bahwa pendapatan minyak mewakili sekitar 42% dari PDB dan 92% dari anggaran pendapatan.
PDB Arab Saudi

Neraca  Perdagangan Arab Saudi   2008  - 2014
Transakasi Berjalan Dibandingkan  dengan PDB  2008 – 2014


APBN Arab Saudi     2008 – 2014


- QATAR
            Negara Qatar atau دولة قطر dalam bahasa Arab adalah sebuah emirat di Timur Tengah yang terletak di sebuah semenanjung kecil di Jazirah Arab. Batasnya di selatan adalah Arab Saudi dan sisanya dibatasi Teluk Persia. Setelah dominasi Inggris dan Kesultanan Utsmaniyah di Qatar, akhirnya Qatar menjadi negara yang merdeka pada 3 September 1971. Dahulu, Inggris menguasai Qatar sebagai tempat transito kapal dagang sebelum menuju India. Qatar kemudian memperoleh status sebagai dependen dari Inggris, kemudian status protektorat Inggris yang dihentikan pada tahun 1916.
            Setelah Perang Dunia Kedua, Qatar berusaha memperoleh kemerdekaannya, terutama setelah India mencapai kemerdekaannya pada tahun 1950-an. Qatar makin gencar setelah Inggris memberikan kemerdekaan kepada Kuwait pada tahun 1961. Pemerintah Inggris menyatakan akan menghentikan penguasaan politik tapi tetap meneruskan penguasaan ekonomi di Qatar. Hal ini tidak dibiarkan oleh Qatar dengan membentuk Federasi Arab Teluk bersama dengan Bahrain.
            Awalnya, ekonomi Qatar difokuskan pada perikanan dan mutiara namun industri mutiara jatuh setelah munculnya mutiara yang dibudidayakan dari Jepang pada tahun 1920-an dan 1930-an. Transformasi ekonomi terjadi pada tahun 1940-an, yaitu pada masa penemuan simpanan minyak bumi. Sekarang, pemasukan utama Qatar adalah dari ekspor minyak dan gas bumi. Simpanan minyak negara ini diperkirakan sebesar 15 miliar barel (2,4 km³). Untuk beberapa tahun ke depan, Qatar diperkirakan akan tetap fokus pada minyak dan gas bumi, namun sudah mulai mengembangkan sektor swasta. Pada 2004, Qatar Science & Technology Park dibuka untuk menarik dan melayani berbagai usaha berbasis teknologi, baik dari dalam maupun luar Qatar.
            Dengan PDB per kapita nomor 2 tertinggi di dunia dengan perkiraan tahun 2008 sekitar $111.000 yang menjadikannya sebagai negara dengan taraf hidup penduduknya bisa disamakan bahkan lebih maju dibandingkan negara-negara Eropa Barat dengan berbagai layanan sosial dan fasilitas modern.
PDB (KKB)
Perkiraan 2012
 - 
Total
US$182,004 miliar 
 - 
US$102.943 
Ekonomi

            Negara Qatar sepenuhnya mengikuti sistem perekonomian bebas, dan pada tahun 1994 resmimenjadi anggota ke-121 Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Mitra dagang negara Qatar yang mendominasi pasar-pasar impornya adalah Amerika, Jepang, Inggris, Jerman, Itali danPerancis, sedangkan mitra dagang dengan negara-negara Timur Jauh dikaitkan dengan ekspor minyak bumi, LNG, petrokimia, besi dan pupuk.Negara Qatar merupakan negara kecil di kawasan Timur Tengah yang memiliki sumber dayaalam sangat melimpah seperti minyak bumi dan gas alam. Dengan telah dilakukannya investasimilyaran dollar untuk proyek pengembangan lapangan minyak bumi dan gas alam Qatar tersebut telah memberikan dampak yang sangat positif terhadap penerimaan GDP negara.Terlihat dari GDP Qatar tahun 2004 mencapai USD 28.45 milyar dengan tingkat pertumbuhansebesar 20.5%, telah menghasilkan GDP per capita mencapai USD 40.000, dan dapatdipastikan bahwa GDP per capita Qatar pda tahun 2007 akan mencapai USD 45.000.Melalui keberhasilan Qatar mencapai GDP per kapita USD 40.000 tahun 2004, setelahmelakukan diversifikasi ekonomi dan kebijakan moneter dalam mengembangkan industri minyakdan gas bumi, telah menempatkan negara Qatar pada urutan teratas dalam perekonomiannegara-negara Teluk (GCC) dengan tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 7%.
            Menurut sumber dari Qatar Petroleum bahwa cadangan minyak bumi Qatar pada bulanSeptember 2004 mencapai 14,5 milyar barrel dan tidak akan habis dieksploitasi selama kurunwaktu 59 tahun. Sedangkan cadangan gas alam tercatat sebesar 900 trilyun cubic feet tidakakan habis dieksploitasi selama kurun waktu 200 tahun. Dari hasil ekspor minyak bumi dan LNGQatar telah mengalami surplus terhadap neraca perdagangan luar negeri, seiring denganmeningkatnya permintaan pasokan LNG dan meningkatnya harga minyak dunia.Seiring dengan melimpahnya sumber daya alam minyak bumi dan gas alam yang dimilikinya,telah mendorong Pemerintah Qatar untuk mengembangkan beberapa proyek di bidang LNGantara lain: Qatar Liquefied Natural Gas Company (Qatargas); Qatar Liquefied Natural GasCompany II (Qatargas II); Qatar Liquefied Natural Gas Company III (Qatargas III); Ras LaffanLiquefied Natural Gas Company (RasGas); Ras Laffan Liquefied Natural Gas Company II(RasGas II); Ras Laffan Liquefied Natural Gas Company III (RasGas III); the Dolphine Project; AlKhalej Gas Project (Enhanced Gas Utilisation Project); Oryx GTL Project; Pearl GTL Project; danConocoPhillips GTL Project.Sedangkan beberapa proyek lainnya yang berhubungan dengan bahan baku gas telahdikembangkan oleh Pemerintah Qatar antara lain: Qatar Fertiliser Company (QAFCO); Qatar Fertiliser Company IV (QAFCO-4); Qatar Fuel Additives Company (QAFAC); Qatar 
 
Perekonomian Umum
            Strategi perkembangan ekonomi Qatar seiring dengan meningkatnya harga minyak dunia sejakpertengahan tahun 1999 mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi yakni sebesar 9% per tahunselama periode 1996-2004. Perekonomian Qatar masih bergantung pada devisa minyak, yakni56% dari GDP, 70% pendapatan nasional, dan 90% dari devisa ekspornya. Guna mengurangiketergantungannya pada perkonomian minyak bumi, negara Qatar terus berupaya melakukandiversifikasi melalui penerapan berbagai pembenahan kebijakan ekonomi untuk menarikpenanam modal asing. Meskipun demikian, beberapa sektor masih tertutup bagi penanam modalasing seperti perbankan, asuransi dan jasa perdagangan.Qatar telah menginvestasikan dananya dalam bidang kesehatan, pendidikan dan proyek-proyekinfrastruktur dengan suatu pandangan untuk meyakinkan perekonomian kedalamnya dalam haleksploitasi kekayaan alam yang tidak dapat diperbaharui tersebut.
            Disamping itu, Qatar juga telah mengimplementasikan langkah-langkah perbaikan di bidang perdagangan dan ikliminvestasi yang secara obyektif untuk menarik minat penanam modal asing langsung. Langkah-langkah tersebut meliputi pembuatan website yang berisi tata cara investasi dan kesempataninvestasi yang ditawarkan kepada penanam modal asing melalui Undang-Undang InvestasiTahun 2000 yang diperuntukkan bagi sektor-sektor tertentu.Hutang luar negeri Qatar tahun 2003 mencapai USD 15.03 milyar dan nilai tukar mata uangQatar Riyal terhadap Dollar Amerika terlihat stabil hingga saat ini. Perdagangan komoditi sangatberpengaruh pada GDP Qatar. Hal tersebut mencerminkan pentingnya perdagangan dalamperekonomian Qatar dan komoditas ekspor unggulan Qatar yang didominasi oleh minyak dangas bumi. Disamping itu, Qatar merupakan negara importir sektor jasa yang cukup besar, yangsebagian besar didominasi oleh jasa administrasi umum.
 
Perangkat Kebijakan Perdagangan
            Negara Qatar telah menerapkan GCC Common External Tariff (CET) sejak 1 Januari 2003.Penerapan CET oleh negara Qatar telah meningkatkan volume perdagangan dari 4.2% di tahun2002 menjadi 5.2% di tahun 2004. MFN menerapkan tarif rata-rata sebesar 7% untuk produkpertanian, dan 4.8% untuk produk non-pertanian. Sedangkan untuk produk manufaktur danpertambangan akan dikenakan proteksi tariff rata-rata sebesar 5.3% dan 5% (sesuai ISIC Revisi2).Negara Qatar belum mengimplementasikan perjanjian WTO tentang Customs Valuation.
            Dokumen tentang produk impor harus diketahui dan disahkan oleh Kedutaan Qatar untukmengetahui produk impor tersebut berasal, dan kontrol terhadap produk impor akan diterapkanpada barang-barang sanitary, phytosanitary, serta produk yang dilarang oleh agama Islam. Ijinimpor terhadap barang impor larangan tersebut akan diberikan apabila telah mendapatkanpersetujuan dengan melampirkan sertifikat barang dimaksud.Negara Qatar telah melakukan liberalisasi dibidang perdagangan, reformasi hukum dankelembagaan dengan tujuan untuk mempermudah pencapaian tujuan nasional yaknimeningkatkan kesejahteraan masyarakat Qatar. Reformasi ini mencakup bidang keuangan,fiskal, perekonomian dan privatisasi.

Kebijakan Perdagangan dan Mitra Dagang
            Negara Qatar sangat mendukung sistem perdagangan multi nasional, dengan menjadi tuanrumah penyelenggaraan KTM ke-4 Doha Development Agenda (DDA). Pasar di Qatar sangatterbuka untuk segala produk dan telah melakukan liberalisasi perdagangan, namun negara Qatar masih membutuhkan beberapa elemen untuk dibawa ke suatu rezim perdagangan yang up-to-date dan selaras dengan ketentuan WTO.Semakin meningkatnya, elemen penting yang terdapat dalam proses reformasi Qatar yangberhubungan dengan integrasi ekonomi penuh dibawah GCC, termasuk rencana pemberlakuanpenyatuan mata uang negara Teluk tahun 2007.    Keanggotaan Qatar pada GCC telahmemberikan kontribusi yang positif terhadap pertumbuhan GDP-nya, terlihat dengan semakinmembaiknya persaingan ekonomi di antara negara anggota GCC. Perjanjian perdagangan Qatar di masa mendatang, baik dalam tingkat GCC maupun dua negara, lebih jauh akan terlihatsemakin kompleks pada situasi saat ini. Untuk itu, pentingnya untuk mempertimbangkan potensikeuntungan yang besar daripada pembukaan pasar dengan basis multilateral. Melalui mitra-mitradagangnya dapat membantu sekali meyakinkan pasar mereka yang sangat terbuka tersebutterhadap barang-barang yang diproduksi di Qatar, dan dengan memberikan bantuan teknis.

Gross Domestic Product
            GDP negara Qatar tahun 2004 tercatat mencapai USD 28.451 milyar, dimana hingga saat inipemerintah masih menggantungkan pemasukan negara dari ekspor migas sebagai pemasukanutama. Pemasukan negara dari sektor migas tercatat mencapai USD 17.68 milyar, sedangkanpemasukan negara dari sektor non-migas tercatat mencapai USD 10.76 milyar. Tingkat pertumbuhan GDP negara Qatar tahun 2004 mencapai 20.5%, mengalami peningkatan0.70% dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2003 yang mencapai 19.8%.Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain seperti harga minyak bumi Qatar yang

APBN tahun 2005 - 2014

Neraca Perdagangan


v     UNI SOVIET

- Uzbekistan

PDB (KKB)
Perkiraan 2011
 - 
Total
AS$53.879 miliar
 - 
AS$2.390
            Republik Uzbekistan adalah negara di Asia Tengah, yang sebelumnya merupakan bagian dari Uni Soviet. Negara dengan wilayah yang terkurung daratan ini berbatasan dengan Kazakhstan di sebelah barat dan utara; Kirgizstan dan Tajikistan di timur; dan Afganistan dan Turkmenistan di selatan. Bahasa resmi satu-satunya adalah bahasa Uzbek, sebuah bahasa Turkik, tetapi bahasa Rusia tetap dipergunakan secara luas, sisa peninggalan pemerintahan Soviet. Sekitar 1 juta suku Tajik, sebuah kelompok etnis yang masih serumpun dengan bangsa Persia, menghuni negara ini, dan merupakan 4,8% dari seluruh jumlah penduduknya.
            Kabinet Menteri Uzbekistan mengadakan sesi pada 29 Januari untuk mempertimbangkan hasil dari pembangunan sosial ekonomi negara pada tahun 2009 dan prioritas utama untuk tahun 2010. Presiden Islam Karimov berpartisipasi dalam sesi ini. Dalam sambutannya, kepala negara mengatakan bahwa berkat pembangunan yang benar dan strategi modernisasi, dan upaya mobilisasi untuk implementasi Program Anti-Krisis 2009-2012, negara tidak hanya berhasil dalam mempertahankan tantangan dari krisis global, tetapi juga membuktikan stabilitas pertumbuhan ekonomi dan sosial. Presiden telah mencatat, bahwa Stabilitas ekonomi makro dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang stabil adalah bukti kebenaran dari program ekonomi yang telah dipilih oleh Uzbekistan dan telah diakui sebagai model reformasi ekonomi Uzbek. Tahun lalu, PDB Uzbekistan meningkat sebesar 8,1%, produksi industri sebesar 9%, produksi pertanian sebesar 5,7%, omset perdagangan ritel sebesar 16,6% dan pembayaran jasa sebesar 12,9%. Anggaran negara berjalan dengan surplus tanpa pemotongan anggaran belanja, sedangkan tingkat inflasi tidak melebihi prediksi dan terdiri dari 7,4%, kepala Negara menjelaskan.
GDP

            Langkah-langkah dalam memperkuat perbankan dan sektor keuangan telah memungkinkan untuk meningkatkan modal kumulatif bank dua kali dalam dua tahun terakhir, sedangkan pangsa kredit bank yang digunakan untuk tujuan investasi telah mencapai 70%. Negara ini telah menerapkan sebuah tindakan komplek untuk menjamin stabilitas keuangan sektor riil perusahaan, terutama melalui modernisasi produksi, pengurangan biaya harga produk, perluasan hubungan kerjasama antara perusahaan lokal dan mendorong permintaan internal. Volume produksi lokal meningkat 2,3 kali tahun lalu, dengan meluncurkan lebih dari 120 jenis produk baru. Berkat dukungan dan stimulasi dari perusahaan ekspor lokal yang dalam kondisi krisis kurang baik pada pasar dunia ini , volume ekspor berhasil meningkat sebesar 2,4% tahun lalu. Uzbekistan telah melakukan kebijakan transformasi struktural dan diversifikasi ekonomi, modernisasi dan pembaruan teknis produksi, dan daya tarik investasi, terutama bagi daya tarik asing.
            Kapasitas produksi baru telah diluncurkan tahun lalu dalam pembangunan otomobil, bahan bangunan, kimia, makanan, cahaya, farmasi dan industri lainnya. Mobil dan sistem transportasi kereta api dan komunikasi juga telah menunjukan perkembangannya yang luas. Langkah-langkah anti-krisis telah dilakukan pada tahun 2009 yang memungkinkan terciptanya lebih dari 940.000 lapangan kerja baru, termasuk lebih dari 500.000 di daerah pedesaan. Dalam pidatonya, Presiden juga menekankan untuk lebih memperhatikan pada masalah yang belum terpecahkan dan menyentuh pada tugas yang paling penting dalam pembangunan sosial-ekonomi negara itu pada tahun 2010. Kepala negara mempercayakan para kepala negara dan badan-badan manajemen ekonomi, serta pemerintah daerah, untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melanjutkan dan memperdalam reformasi ekonomi, pelaksanaan proyek-proyek investasi strategis dan memperkuat perbankan dan sistem keuangan. Islam Karimov juga menggaris bawahi pentingnya penerapan semua tindakan yang termasuk dalam Program Negara "Tahun perkembangan generasi harmonis " 2010, mempercepat pembangunan perumahan dan infrastruktur pedesaan, peningkatan lapangan kerja dan pendapatan masyarakat.
APBN tahun 2002 – 2014

Neraca Perdagangan Tahun 2008-2012


- RUSIA
Federasi Rusia atau Rusia adalah sebuah negara yang membentang dengan luas di sebelah timur Eropa dan utara Asia. Dengan wilayah seluas 17.075.400 km², Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya kurang lebih dua kali wilayah Republik Rakyat Tiongkok (Tiongkok; RRT), Kanada, atau Amerika Serikat. Penduduknya menduduki peringkat ketujuh terbanyak di dunia setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat, Indonesia, Brasil, dan Pakistan. Negara ini pernah menjadi negara bagian yang terbesar pada saat Uni Soviet. Rusia adalah ahli waris utama Uni Soviet; negara ini mewarisi 50% jumlah penduduk, 2/3 luas wilayah, dan kurang lebih 50% aset-aset ekonomi dan persenjataannya. Kota- kota besar di Rusia antara lain Moskow, Saint Petersburg.

Rusia memiliki perindustrian yang cukup maju yang merupakan warisan dari masa pemerintahan Stalin. Industri yang dikenal antara lain industri perlengkapan dan peralatan militer, misalnya industri pesawat tempur yang menghasilkan MiG dan Sukhoi serta helikopter, pesawat terbang, tank, rudal dan persenjataan ringan seperti senapan Kalashnikov. Selain itu ada pula industri berat seperti industri baja, pertambangan mineral, batu bara dan minyak bumi. Rusia juga memiliki industri pertanian yang digalakkan Stalin dengan pertanian kolektifnya. Sekalipun merupakan negara industri yang tergabung G-8, Rusia masih berusaha mengatasi masalah ekonominya agar mampu menjadi negara adikuasa kembali seperti ketika masa Uni Soviet.

Rusia adalah negara terbesar di dunia dengan pasar konsumen lebih dari 140 juta orang, sumber daya alam yang luas, tenaga kerja yang berpendidikan tinggi, dan berteknologi maju penelitian dan kemampuan produksi. Ini mencakup sejumlah besar wilayah topografi bervariasi, termasuk banyak yang tidak dapat diakses oleh moda transportasi konvensional. Rusia adalah salah satu negara terkaya di dunia  dalam bahan baku, banyak yang merupakan masukan yang signifikan bagi perekonomian industri. Rusia menyumbang sekitar 20 persen dari produksi dunia minyak dan gas alam dan memiliki cadangan besar dari kedua bahan bakar. Produksi gas alam di Rusia pada tahun 2010 diperkirakan akan tumbuh 10,7% tahun-ke tahun untuk 646.000.000.000 meter kubik, menurut pemerintah. Dikatakan ekspor gas harus tumbuh 22,1% menjadi 205,7 bcm.

Rusia adalah hubungan antara Eropa dan Asia, dan juga berbatasan dengan benua Amerika Utara. Federasi Rusia menawarkan salah satu perekonomian paling dinamis berkembang dan menarik di dunia. Rusia adalah negara BRIC. Rusia adalah salah satu pemain kunci masyarakat internasionaL. Kinerja perekonomian Rusia sejak krisis 1998 telah mengesankan. Ekonomi telah rata-rata pertumbuhan 7% sejak krisis keuangan tahun 1998 Rusia, menghasilkan dua kali lipat dari pendapatan sekali pakai nyata dan munculnya kelas menengah. Ekonomi Rusia, bagaimanapun, adalah salah satu yang paling terpukul oleh krisis ekonomi 2008-09 global harga minyak anjlok dan kredit bank asing yang Rusia dan perusahaan mengandalkan mengering. Harga minyak yang tinggi didukung pertumbuhan Rusia pada kuartal pertama tahun 2011 dan bisa membantu Rusia mengurangi defisit anggaran yang diwarisi dari masa paceklik dari 2008-09.  Rusia Ekspor utama mitra: Belanda 10,62%, Italia 6,46%, Jerman 6,24%, Cina 5,69%, Turki 4,3%, Ukraina 4,01% . Neraca perdagangan luar negeri memiliki surplus dari USD 125.600.000.000 (2010).

Rusia adalah penerus hukum yang diakui secara internasional ke Uni Soviet, termasuk keanggotaannya di PPB sebagai salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan. Rusia memainkan peran penting dalam menjaga perdamaian dan keamanan global. Pengembangan kerjasama timbal-balik dan multilateral dengan Anggota CIS Amerika merupakan prioritas kebijakan luar negeri Rusia. Rusia juga anggota Kelompok Delapan, yang terdiri dari negara-negara dunia yang paling maju, juga sebagai anggota dari sejumlah besar organisasi internasional lainnya termasuk Dewan Eropa dan OSCE. Rusia memainkan peran kunci dalam organisasi yang didirikan setelah pecahnya Uni Soviet: CIS, EurAsEC, CSTO, dan SCO. Rusia telah menandatangani protokol dengan Uni Eropa tentang syarat untuk masuk ke Organisasi Perdagangan Dunia. Uni Eropa (UE) dukungan menghilangkan suatu hambatan yang besar untuk ambisi Moskow menjadi Seorang anggota blok perdagangan.

Satu dekade setelah ledakan dari Uni Soviet pada Desember 1991, Rusia masih berjuang untuk membangun ekonomi pasar modern dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat. Berbeda dengan mitra dagang di Eropa Tengah - yang mampu mengatasi penurunan produksi awal yang menyertai peluncuran reformasi pasar dalam waktu tiga sampai lima tahun - Rusia melihat ekonominya kontrak selama lima tahun, sebagai eksekutif dan legislatif ragu-ragu atas pelaksanaan dari banyak fondasi dasar dari ekonomi pasar. Rusia mencapai pemulihan sedikit pada tahun 1997, tetapi defisit anggaran keras kepala pemerintah dan iklim bisnis yang buruk di negara itu membuatnya rentan ketika krisis keuangan global melanda pada tahun 1998. Krisis ini memuncak dalam penyusutan Agustus rubel, default utang pemerintah, dan penurunan tajam dalam standar hidup bagi sebagian besar populasi.
Ekonomi kemudian telah kembali pulih, tumbuh rata-rata lebih dari 6% per tahun pada 1999-2001 di bagian belakang harga minyak yang lebih tinggi dan penyusutan 60% dari rubel pada tahun 1998. Apresiasi nyata rubel kembali hingga 1998 tingkat adalah membuat barang ekspor Rusia kurang kompetitif baik di dalam negeri dan luar negeri. Pertumbuhan ekonomi turun menjadi 4% selama tahun 2002. Angka-angka PDB, bersama dengan upaya pemerintah baru untuk memajukan reformasi struktural tertinggal, telah meningkatkan bisnis dan kepercayaan investor atas prospek Rusia dalam dekade kedua transisi. GAZ Group adalah salah satu perusahaan mobil terbesar Rusia. GAZ Group didirikan pada tahun 2005 melalui restrukturisasi aset pembuatan OAO RusPromAuto yang telah ada sejak tahun 2001. GAZ Group terdiri OAO GAZ, 18 tanaman otomotif di Rusia, distribusi dan perusahaan jasa. Markas besar GAZ Group terletak di Nizhny Novgorod.

Rusia memiliki cadangan terbukti minyak 60 miliar barel, yang sebagian besar terletak di Siberia Barat, antara Pegunungan Ural dan Dataran Tinggi Siberia Tengah. Rusia memiliki cadangan terbesar di dunia gas alam, dengan 1.680 triliun kaki kubik (Tcf), lebih dari dua kali cadangan di negara terbesar berikutnya, Iran. Dengan 173 miliar ton singkat dalam perkiraan cadangan batubara terambil, Rusia memiliki cadangan kedua di dunia batubara terbesar, di belakang hanya Amerika Serikat yang memegang sekitar 274 miliar ton singkat. Sektor listrik Rusia mencakup lebih dari 440 tanaman panas dan tenaga air (sekitar 77 di antaranya adalah batu bara) ditambah 30 reaktor nuklir. Uni Bea antara Rusia, Kazakhstan dan Belarus muncul pada tanggal 1 Januari 2010. Tiga negara adalah untuk melanjutkan integrasi ekonomi dan diatur untuk menghapus batas antara kebiasaan semua Belarus, Kazakhstan dan Rusia sejak 1 Juli 2011. (Lihat juga: Negara Uni (Rusia dan Belarus. Perusahaan Rusia Organisasi Kerjasama Shanghai - ASEAN Rusia Forum Bisnis - Komisi Ekonomi Dan Sosial untuk Asia Pasifik Dan (ESCAP). Perjanjian Perdagangan Bebas dengan Serbia

Data historis untuk total impor agregat dari negara-negara non-CIS mulai pada Januari 1998, sedangkan kerusakan oleh produk mulai pada bulan Juni 2007, kecuali untuk produk makanan yang dipilih, yang telah disusun sejak Juli 2008. Statistik ini tersedia dalam frekuensi bulanan dengan update tepat waktu sebelum sisa dataset perdagangan luar negeri yang dirilis. Negara-negara Non-CIS mencakup semua negara-negara di dunia, termasuk mereka yang berada di Commonwealth of Independent States (serikat dibentuk oleh sebagian besar dari bekas Republik Soviet). Dataset baru memberikan penilaian dasar pola impor ke Rusia dari negara-negara non-CIS kolektif. Hal ini juga memungkinkan untuk perbandingan antara CIS dan non-CIS jumlah arus impor negara. 

Neraca  Perdagangan Rusia  2008  - 2014

Arus Modal Rusia 2008 – 2014

APBN Rusia  2008 – 2014

Neraca Pembayaran Rusia 2008 – 2014


REFERENSI
Amerika Serikat  Produk Domestik Bruto Tahunan.htm
Ekonomi Negara Belanda.htm
Belanda - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.htm
Uni Eropa  Neraca Perdagangan musiman.htm
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.htm
Luksemburg - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.htm
http://id.tradingeconomics.com/rusia/government-budget