Kamis, 17 April 2014

Bisnis Retail Yang Sangat Signifikan Terhadap Perkembangan Konsumen Saat Ini.


DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN

            1.1 LATAR BELAKANG...........................................................      2

            1.2 TUJUAN……………………………………………………      3

BAB II PEMBAHASAN

            2.1 FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM                                         PENGEMBANGAN  BISNIS RETAIL..........................     4

            2.2 FAKTOR – FAKTOR YANG DILIHAT DARI ASPEK                                              PREFERENSI KONSUMEN……………………………     5

            2.3 IMPLEMENTASI PADA PT. HERO SUPERMARKET......    6
                        2.3.1 Fasilitas dan Penawaran
                        2.3.2 Luas Daerah Pemasaran dan Sasaran Pemasaran

BAB III

            3.1 KESIMPULAN........................................................................    8

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................   9


 
BAB I
PENDAHULUAN
           
1.1 LATAR BELAKANG

            Pasar modern (ritel) yang berkembang sekarang ini memberikan banyak alternatif pada konsumen sebagai tempat untuk berbelanja. Alternatif yang begitu banyak menyebabkan pasar modern (ritel) harus memperhatikan berbagai faktor, salah satu diantaranya adalah faktor persepsi konsumen yang memengaruhi perilaku konsumen untuk mengambil keputusan memilih tempat berbelanja yang menurut mereka yang terbaik, dan keputusan yang dibuat oleh konsumen akan menentukan kesuksesan sebuah pasar modern (ritel).
            Dalam memilih toko (ritel), konsumen memiliki kriteria evaluasi diantaranya adalah faktor lokasi, kelengkapan produk, kualitas produk, harga, pelayanan, kenyamanan berbelanja dan promosi. Hal tersebut menjadikan faktor yang sangat penting dan harus diperhatikan produsen karena akan menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen untuk memilih toko mana yang akan didatangi konsumen.
           
Berdasarkan Peraturan Pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Presiden RI No. 112/th. 2007, didefinisikan bahwa format pasar swalayan terbagi atas tiga kategori yaitu :
            1.      Minimarket :
            - Produk dijual : kebutuhan rumahtangga, makanan dan termasuk kebutuhan harian.
            - Jumlah produk : < 5000 item
            - Luas gerai : maks. 400m2
            - Area Parkir : terbatas
            - Potensi penjualan : maks. 200 juta
2. Supermarket:
            - Produk dijual : kebutuhan rumahtangga, makanan dan termasuk kebutuhan harian.
            - Jumlah produk : 5000-25000 item
            - Luas gerai : 400-5000m2
            - Area Parkir : sedang (memadai)
            - Potensi penjualan : 200 juta- 10 milliar

3. Hypermarket:
            - Produk dijual : kebutuhan rumahtangga, makanan dan termasuk kebutuhan harian, textile, fashion, furniture, dll.
            - Jumlah produk : >25000 item
            - Luas gerai : > 5000 m2
            - Area Parkir : sangat besar
            - Potensi penjualan : > 10 milliar

            Kini di kabupaten, kota bahkan desa di Indonesia, “bisnis retail” mulai banyak dilirik kalangan pengusaha, sebab memiliki pengaruh positif terhadap jumlah lapangan pekerjaan dan keuntungan yang menjanjikan, dengan sistem pemasaran format self service, yaitu konsumen membayar di kasir yang telah disediakan. Adanya sentuhan teknologi, yang terintegrasi pada perangkat lunak (software), memudahkan pencatatan dengan menggunakan komputer, baik itu pencatatan aktifitas dan transaksi dari administrator, kasir, kepala gudang dan lain sebagainya, membuat manajemen atau pengelolaannya rapi dan terkontrol serta laporan transaksi dapat di evaluasi setiap bulannya. Dari aspek sosialnya, menciptakan budaya baru dalam berbelanja, yaitu adanya atmosfer berbelanja yang lebih bersih dan nyaman.

Data yang dilansir oleh Media Data-APRINDO dari tahun 2004 hingga tahun 2008, mini market mengalami pertumbuhan (growth) dengan rata-rata turnover tertinggi sebesar 38% pertahunnya, disusul kemudian oleh hypermarket sebesar 21,5% dan supermarket yang hanya mengalami pertumbuhan sebesar 6% pertahun. Sejalan dengan tingginya growth, khususnya pada mini market, ditandai dengan semakin ketatnya persaingan dalam ekspansi pasar dari dua pelaku bisnis besar di dalamnya yaitu Indomart dan Alfamart. 

Dari sisi turnover yang dapat dihasilkan, yaitu format hypermart merupakan yang terbesar, yang pernah dicapainya pada tahun 2008 yaitu sebesar 41%. Sementara itu minimarket dengan perolehan sebesar 32%, lalu disusul oleh  supermarket. Penurunan pada supermarket dinilai sebagai akibat dari semakin banyaknya penambahan gerai minimarket yang dapat mempersingkat akses konsumen untuk memilih berbelanja ke supermarket. Selain itu adanya perilaku agresif dari hypermarket dalam berbagai kegiatan promosi yang kuat dan menarik, ditunjang oleh kelengkapan produknya telah memberikan tempat tersendiri dimata konsumen.

1.2 TUJUAN

            Bisnis Retail yang sangat signifikan terhadap perkembangan konsumen pada saat ini.


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM PENGEMBANGAN  BISNIS RETAIL

            1. Lokasi Strategis
Menurut Monica Lucas, kunci yang pertama dan yang utama adalah menemukan lokasi yang strategis dan sesuai dengan target market pasar bisnis kita. Hal ini berlaku untuk bisnis kecil dan menengah juga, terutama ketika bisnis mulai ekspansi ke luar negeri.

            2. Mampu Beradaptasi
Kunci yang kedua adalah kemampuan bisnis dalam beradaptasi dengan kondisi pasar yang ada. Pengusaha retail harus mau mendengarkan, dan mengerti akan kebutuhkan pelanggan mereka agar dapat beradaptasi dengan baik. Dengan karakteristik masyarakat di Indonesia yang beragam dengan berbagai suku dan agama, ini merupakan sebuah tantangan yang berat dan harus dihadapi.

            3. Mampu Memprediksi
Perusahaan harus mampu memprediksikan kondisi pasar dan jangkauan di masa yang akan datang secara tepat. Ini sangat berkaitan dengan dalam memilih segmen pasar yang dipilih.

            4. Memilih Media Pemasaran/Promosi
Tidak semua bisnis dapat sukses dengan satu bentuk pemasaran saja. Perusahaan harus melakukan pemasaran dengan berbagai cara untuk menemukan media pemasaran yang paling tepat. Ada beberapa perusahaan yang sukses dengan media pemasaran konvensional namun ada banyak juga yang sukses dengan sistem pemasaran secara online. Dan bisa juga bila melakukan kedua media pemasaran tersebut (konvensional dan online) yang biasanya disebut dengan cross channel.

            5. Kebutuhan
Setiap manusia mempunyai keinginan dan kebutuhan yang berbeda,maka banyak pembisnis ritel yang mempunyai kemampuan untuk menarik minat pelanggan dengan produk dan jasa yang ditawarkan yang banyak dipasarkan. Aktivitas belanja pelanggan tidak hanya dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan akan barang-barang keperluan hidup, namun lebih mengarah pada terpenuhinya kebutuhan untuk berekreasi dan berelasi.

            6. Pemilihan segment target pasar
Segmen target pasar( Target Market ), yaitu segmen – segmen pasar yang direncanakan untuk dilayani terkait dengan aktifitas memfokuskan sumber daya yang harus disiapkan oleh ritel.

            7. Persaingan
Bisnis ritel saat ini berkembang sangat pesat seiring dengan bergesernya gaya hidup tradisional ke modern, sehingga makin banyaknya pembisnis ritel yang muncul. Maka salah satu cara untuk menumbuhkan kekuatan persaingan perusahaan ialah dengan mengadopsi suatu teknologi informasi guna dapat memantapkan dan memastikan kecepatan informasi sampai pada level top manajemen. Informasi yang didapatkan harus cepat, tepat dan efisien sehingga mendukung kebijakan-kebijakan strategis yang diputuskan oleh top manajemen.

            8. SDM
Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan di bidang manajemen ritel yang akan menambah kesiapan pengelola ritel tradisional maupun ritel modern dalam mengimplementasikan semua pengetahuan dan konsep manajemen ritel modern, dapat juga mengelola bisnis ritel modern slaka kecil dan menengah secara mandiri maupun perusahaan ritel skala menengah dan besar.

            9.Profitabilitas
Selain menguntungkan, fakta lain membuktikan bahwa bisnis retail tumbuh dengan pesat sepanjang jaman,bisnis ritel merupakan mata pencaharian yang paling banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari,umur bisnis ritel atau berdagang juga paling panjang di banding sektor lain.

2.2 FAKTOR – FAKTOR YANG DILIHAT DARI ASPEK PREFERENSI KONSUMEN

            1) Human resource, terkait dengan  pelayanan yang diberikan.

            2) Merchandise, mencakup jumlah produk yang tersedia,                                                    keanekaragaman jenis produk, dan keanekaragaman merek yang dijual.

            3) Harga, terutama dalam kaitannya dengan harga yang murah                                            dibandingkan harga pesaingnya.

            4) Lokasi toko,  bisannya konsumen memilih berbelanja ke lokasi yang                               terjangkau yang tidak terlalu jauh dari rumah. Lokasi yang                                         strategis sangat menentukan keberhasilan suatu swalayan. Dengan lokasi yang strategis menyebabkan konsumen akan membutuhkan                           waktu dan biaya yang sedikit untuk sampai ke swalayan tersebut.

            5) Layanan konsumen, seperti pembayaran kredit, pengantaran,                                        penanganan keluhan, penanganan parkir, ruang istirahat, toilet, Pembungkusan, informasi lokasi barang, konsultasi dan informasi                                 pembelian, tempat penitipan barang.

            6) Atmosfer toko, dengan desain eksterior dan interior toko yang baik                               dapat menarik banyak konsumen untuk datang.

            7) Keramah tamahan penjual, Konsumen adalah raja jadi harus benar-benar dilayani dengan baik dan sopan serta ramah tamah oleh penjual agar konsumen merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
            8) kualitas produk, Kualitas barang yang dijual harus memenuhi harapan                           konsumen serta produk yang dijual harus dalam kondisi baik atau                             tidak rusak dan tidak kadaluarsa.

            9) kenyamanan berbelanja, adanya kepercayaan pelanggan kepada                                   penjualnya, tempat yang bersih dan keamanannya.

            10) promosi, dengan diadakannya potongan harga dan hadiah yang                                    diberikan swalayan tersebut. Adanya potongan harga dan hadiah                                    yang diberikan akan menambah daya tarik dari suatu swalayan.
           


            11) Parkir gratis
            12) Luas outlet
            13) Merek outlet
            14) Suasana outlet
            15) Kecepatan layanan
            16) Tempat lebih nyaman
            17) Merasa bebas untuk memilih dan melihat-lihat
            18) Adanya kepastian harga




2.3 IMPLEMENTASI PADA PT. HERO SUPERMARKET

2.3.1 Fasilitas dan Penawaran

            Untuk menambah fasilitas Pt. HERO supermarket mengembangkan kegiatan-kegiatan penunjang seperti :

a. property development
            konsep shopping mall dengan perseroan sebagai anchor tenant dan berbagai speciality store.

b. Drugstore
            took yang dilengkapi dengan aneka makanan dan alat-alat untuk memelihara kesehatan

c. Convinient Store
d.Hypermarket

            Konsumen memilih Hero supermarket, karena adanya promosi. Dalam melaksanakan promosi penjualan Hero selau melibatkan pembeli, berikut beberapa bentuk promosi :
a)      Pemberian kupon belanja
b)      Dengan mengadakan potongan harga, seperti potongan harga promosional, dalam rangka peringatan ulang tahun hero, potongan karena musiman.
c)      Dengan perananan atau demonstrasi, misalnya menawarkan produk dengan memperagakan langsung didepan konsumen.

2.3.2 Luas Daerah Pemasaran dan Sasaran Pemasaran

a)      Lingkungan
Lingkungan yang dicari adalah lingkungan yang menengah kebawah dan keatas, artinya barang yang dijual terjangkau oleh konsumen.

b)      Selera konsumen
Konsumen menyukai produk yang baru disamping itu harga yang ditawarkan terjangkau oleh dompet konsumen atau kebutuhan konsumen serta barang yang dijual beraneka ragam.

c)      Letak geografis
PT. HERO pasar swalayan dalam melihat pangsa pasar tak lepas dari letak geografis artinya dilihat dari tempatnya apakah strategis dekat dengan jalan raya yang sering dilalui oleh masyarakat, ditengah-tengah pusat keramaian dan jauh dari kemacetan atau tidak. Pemilihan lokasi cabang-cabang perseroan semuanya dikelola lewat riset secara matang. Lewat perencanaan dan strategi yang agresif dan efektif, perseroan telah berhasil menempatkan dirinya sebagai pasar swalayan terkemuka di Indonesia.


BAB III
KESIM PULAN


            Bisnis retail yang signifikan terhadap pertumbuhan pasar rumah tangga, pasar komoditi serta sector swasta adalah bisnis retail modern, yang sekarang telah melonjak tajam. Seperti hypermarket, supermarket maupun minimarket. Karena masyarakat pada saat ini lebih memilih yang mudah/simple, ingin tempat yang aman, bersih, nyaman, tidak bau, koter/becek, mudah, terjangkau dan harga yang pasti.
            Tahun ini sudah lebih dari 10.000 gerai minimarket tersebar di seluruh Indonesia. Beragam macam perusahaan yang menaruh saham pada bisnis retail ini, seperti Carrefour, Hero, Giant, Hypermart, hingga Alfamart dan Indomaret. Semua pemegang saham sekarang berlomba-lomba untuk membuat bisnis retail, karena keuntungan yang didapat sangatlah menjanjikan dan bisa dijadikan investasi.


DAFTAR PUSTAKA

Pengaruh Bisnis Retail Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah & Nasional



DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN

            1.1 LATAR BELAKANG.........................................................................................            2

            1.2 TUJUAN…………………………………………………..        3

BAB II PEMBAHASAN

            2.1 SEJARAH…………………………………………………..      4

            2.2 PENDAPATAN……………………………………………..     10

BAB III

            3.1 KESIMPULAN……………………………………………….   13

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………..  14


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

            Munculnya “bisnis retail” seperti mini market, super market, hypermarket adalah bagian modernisasi dari pasar tradisional yang memungkinkan orang dapat berbelanja dengan fasilitas, kenyaman serta pelayanan yang baik, selain itu yang cukup terjangkau dari masing-masing produk. Perubahan perilaku bisnis tersebut merupakan bagian dari pengaruh perilaku pasar yang trend di luar negeri yang kemudian masuk ke Indonesia sejak tahun 1990an, ditandai dengan dibukanya perusahaan retail besar asal negeri sakura Jepang yaitu “SOGO”, saat bisnis retail tersebut mulai berjalan banyak reaksi kritikan, dikarenakan Super market ini banyak diminati orang, yang berpengaruh pada persaingan pasar yang berdampak pada usaha menengah maupun toko kelontong yang menjual produk barang sejenisnya yang nyaris gulung tikar, bahkan sebagian kalangan menilai berdampak buruk terhadap perekonomian di Indonesia, maka Kemudian dikeluarkannya keputusan presiden No. 99/1998, yang menghapuskan larangan investor asing untuk masuk kedalam “bisnis retail” di Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Presiden RI No. 112/th. 2007, didefinisikan bahwa format pasar swalayan terbagi atas tiga kategori yaitu :
      1.      Minimarket :
            - Produk dijual : kebutuhan rumahtangga, makanan dan termasuk kebutuhan harian.
            - Jumlah produk : < 5000 item
            - Luas gerai : maks. 400m2
            - Area Parkir : terbatas
            - Potensi penjualan : maks. 200 juta
2. Supermarket:
            - Produk dijual : kebutuhan rumahtangga, makanan dan termasuk kebutuhan harian.
            - Jumlah produk : 5000-25000 item
            - Luas gerai : 400-5000m2
            - Area Parkir : sedang (memadai)
            - Potensi penjualan : 200 juta- 10 milliar

3. Hypermarket:
            - Produk dijual : kebutuhan rumahtangga, makanan dan termasuk kebutuhan harian, textile, fashion, furniture, dll.
            - Jumlah produk : >25000 item
            - Luas gerai : > 5000 m2
            - Area Parkir : sangat besar
            - Potensi penjualan : > 10 milliar

            Kini di kabupaten, kota bahkan desa di Indonesia, “bisnis retail” mulai banyak dilirik kalangan pengusaha, sebab memiliki pengaruh positif terhadap jumlah lapangan pekerjaan dan keuntungan yang menjanjikan, dengan sistem pemasaran format self service, yaitu konsumen membayar di kasir yang telah disediakan. Adanya sentuhan teknologi, yang terintegrasi pada perangkat lunak (software), memudahkan pencatatan dengan menggunakan komputer, baik itu pencatatan aktifitas dan transaksi dari administrator, kasir, kepala gudang dan lain sebagainya, membuat manajemen atau pengelolaannya rapi dan terkontrol serta laporan transaksi dapat di evaluasi setiap bulannya. Dari aspek sosialnya, menciptakan budaya baru dalam berbelanja, yaitu adanya atmosfer berbelanja yang lebih bersih dan nyaman.

Data yang dilansir oleh Media Data-APRINDO dari tahun 2004 hingga tahun 2008, mini market mengalami pertumbuhan (growth) dengan rata-rata turnover tertinggi sebesar 38% pertahunnya, disusul kemudian oleh hypermarket sebesar 21,5% dan supermarket yang hanya mengalami pertumbuhan sebesar 6% pertahun. Sejalan dengan tingginya growth, khususnya pada mini market, ditandai dengan semakin ketatnya persaingan dalam ekspansi pasar dari dua pelaku bisnis besar di dalamnya yaitu Indomart dan Alfamart. 

Dari sisi turnover yang dapat dihasilkan, yaitu format hypermart merupakan yang terbesar, yang pernah dicapainya pada tahun 2008 yaitu sebesar 41%. Sementara itu minimarket dengan perolehan sebesar 32%, lalu disusul oleh  supermarket. Penurunan pada supermarket dinilai sebagai akibat dari semakin banyaknya penambahan gerai minimarket yang dapat mempersingkat akses konsumen untuk memilih berbelanja ke supermarket. Selain itu adanya perilaku agresif dari hypermarket dalam berbagai kegiatan promosi yang kuat dan menarik, ditunjang oleh kelengkapan produknya telah memberikan tempat tersendiri dimata konsumen. 

1.2 TUJUAN

            Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui pengaruh bisnis retail terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan ekonomi nasional.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 SEJARAH

Hero Supermarket Group

PT Hero Supermarket Tbk.
Didirikan
Kantor pusat
Tokoh penting
Karyawan
10.490
Situs web
PT Hero Supermarket Tbk (IDX: HERO) adalah perusahaan ritel yang memiliki banyak cabang di Indonesia. Hero Supermarket Group adalah perusahaan ritel modern pertama di Indonesia, didirikan tahun 1971 oleh almarhum Muhammad Saleh Kurnia di Jalan Falatehan. Saat ini Hero membidik dasar menengah ke atas.
Saat ini, Hero Supermarket Group merupakan suatu grup ritel yang memiliki berbagai format sebagai berikut:
  • Hero (supermarket)
  • Giant (hypermarket & supermarket)
  • Guardian (toko obat)
  • Starmart (mini-market)

* Lokasi Hero Supermarket, Giant Hypermarket, Giant Supermarket, Guardian & Starmart

Jabodetabek

Jakarta Barat

  • Hero Green Garden
  • Hero Mal Ciputra
  • Hero Puri Indah Mall
  • Hero Mal Taman Anggrek
  • Hero Tomang
  • Giant Supermarket Citra Garden
  • Giant Supermarket Mediterania Tanjung Duren
  • Giant Supermarket Slipi Jaya
  • Giant Supermarket Taman Alfa
  • Giant Hypermarket Lindeteves Trade Center

Jakarta Pusat

  • Hero Cokroaminoto
  • Hero Gondangdia
  • Hero Plaza Senayan
  • Hero Sarinah Thamrin
  • Giant Supermarket Apartment Kemayoran
  • Giant Supermarket Gunung Sahari
  • Giant Supermarket Megaria
  • Giant Supermarket Menteng Huis

Jakarta Selatan

  • Hero Gatot Subroto
  • Hero Kemang Villa
  • Hero Pasaraya Grande
  • Hero Pondok Indah Mall
  • Hero Permata Hijau
  • Hero Tarogong
  • Giant Supermarket Bintaro Veteran
  • Giant Supermarket Blok M Plaza
  • Giant Supermarket Cilandak Fatmawati
  • Giant Supermarket Cilandak KKO
  • Giant Supermarket Lebak Bulus
  • Giant Supermarket Mampang
  • Giant Supermarket Pasaraya Manggarai
  • Giant Hypermarket Kalibata Mall
  • Giant Hypermarket Poins Square (Lebak Bulus)
  • Giant Hypermarket Plaza Semanggi

Jakarta Timur

  • Giant Supermarket Buaran
  • Giant Supermarket Cipinang
  • Giant Supermarket Kalimalang
  • Giant Supermarket Pondok Bambu
  • Giant Supermarket Rawamangun Artomoro
  • Giant Hypermarket Ujung Menteng

Jakarta Utara

  • Giant Supermarket Orchard Square Kelapa Gading
  • Giant Supermarket Sunter
  • Giant Supermarket Danau Sunter Mall

Cibubur

  • Giant Supermarket Citra Grand Mall
  • Giant Hypermarket Cibubur

Bogor

  • Hero Kota Wisata
  • Giant Supermarket Cibinong Square
  • Giant Supermarket Loji Sindang Barang
  • Giant Supermarket Pajajaran
  • Giant Supermarket Cikeas
  • Giant Hypermarket Botani Square
  • Giant Hypermarket Jonggol MetLand
  • Giant Hypermarket Taman Yasmin

Depok

  • Giant Supermarket Cinere Mall
  • Giant Supermarket Bojongsari
  • Giant Hypermarket Cimanggis
  • Giant Hypermarket Margo City Depok
  • Giant Hypermarket Tole Iskandar

Tangerang

  • Giant Supermarket Tangerang Pinang
  • Giant Supermarket Tangerang Poris Paradise
  • Giant Hypermarket Ciledug
  • Giant Hypermarket Superstore City Mall

Tangerang Selatan

  • Giant Hypermarket Pamulang
  • Giant Hypermarket BSD City
  • Giant Hypermarket CBD Bintaro
  • Giant Hypermarket Alam Sutera
  • Giant Hypermarket Villa Melati Mas
  • Giant Supermarket Pondok Cabe
  • Giant Supermarket Pondok Betung
  • Giant Supermarket Pamulang
  • Giant Supermarket Ciputat
  • Giant Supermarket Bintaro Jaya
  • Giant Supermarket Graha Raya
  • Giant Supermarket Rempoa
  • Hero Bintaro Plaza
  • Hero Emerald Bintaro
  • Hero Living World Alam Sutera Serpong
  • Starmart Bintaro Sektor 9

Bekasi

  • Hero Kemang Pratama
  • Giant Supermarket Bintara
  • Giant Supermarket Jatibening
  • Giant Supermarket Pondok Kopi
  • Giant Supermarket Jatiwarna
  • Giant Supermarket Tambun Pasar Metropolitan
  • Giant Supermarket Pondok Timur
  • Giant Supermarket Jatirahayu
  • Giant Supermarket Kranggan
  • Giant Hypermarket Pondok Gede
  • Giant Hypermarket Harapan Indah
  • Giant Hypermarket Megamall Bekasi
  • Giant Hypermarket Tambun
  • Giant Superstore Jati Asih
  • Giant Superstore Wisma Asri
  • Giant Supermarket Pekayon

Karawang

  • Guardian Mal Karawang
  • Guardian Karawang Central Plaza
  • Giant Supermarket Karawang Central Plaza
  • Giant Supermarket Karawang Plaza
  • Giant Supermarket Cikampek

Banten

Serang

  • Guardian Giant Serang
  • Giant Hypermarket Serang

Rangkasbitung

  • Guardian Giant Supermarket Rangkasbitung
  • Giant Supermarket Rangkasbitung

Cilegon

  • Guardian Giant Supermarket Cilegon City Square
  • Giant Supermarket Cilegon City Square

Jawa Barat

Bandung

  • Hero Trans Studio Mall
  • Guardian Paris Van Java Mall
  • Guardian Riau Junction
  • Guardian Giant Hyperpoint
  • Guardian Giant Bandung Supermal
  • Guardian Giant Supermarket Setrasari Mall
  • Guardian Giant Istana Plaza
  • Guardian Lucky Square
  • Guardian Istana Plaza
  • Starmart Ciumbuleuit
  • Starmart Grand Setiabudi Hotel Bandung
  • Starmart Majesty Apartment Bandung
  • Starmart Braga City Walk
  • Starmart Surya Sumantri
  • Starmart Mitra Bandung TC
  • Giant Supermarket Flamboyan
  • Giant Supermarket Istana Plaza
  • Giant Supermarket Suci
  • Giant Supermarket Setrasari Mall
  • Giant Hypermarket Pasteur Hyperpoint

Bandung Barat

  • Giant Supermarket Kota Baru Parahyangan
  • Guardian Giant Supermarket Kota Baru Parahyangan

Ciamis

  • Giant Supermarket Ciamis Mall

Cimahi

  • Guardian Giant Supermarket Cimahi Mall
  • Giant Supermarket Cimahi Mall

Sumedang

  • Guardian Jatinangor Town Square
  • Starmart Pinewood Apartement Jatinangor

Cirebon

  • Guardian Cirebon Superblock
  • Guardian Grage Mall
  • Guardian Giant Supermarket Cietos
  • Guardian Giant Superstore Cirebon
  • Giant Supermarket Cietos
  • Giant Superstore Cirebon

Purwakarta

  • Guardian Giant Purwakarta
  • Giant Hypermarket Purwakarta

Tasikmalaya

  • Guardian Giant Mayasari Plaza
  • Giant Mayasari Plaza

Sukabumi

  • Guardian Giant Sukabumi Indah Plaza
  • Giant Supermarket Sukabumi Indah Plaza
  • Guardian Giant R.A. Kosasih
  • Giant Supermarket R.A. Kosasih

Jawa Tengah & DIY

Semarang

  • Guardian Giant Candi
  • Guardian Giant Anjasmoro
  • Guardian DP Mall
  • Guardian Giant Semarang Central
  • Guardian Paragon
  • Guardian Mal Ciputra
  • Giant Supermarket Candi
  • Giant Supermarket Anjasmoro
  • Giant Supermarket Tlogosari
  • Giant Hypermarket Central City
  • Giant Hypermarket Superdome

Solo

  • Giant Supermarket Palur Plaza
  • Guardian Solo Paragon

Magelang

  • Guardian Armada Town Square Magelang
  • Guardian Giant Supermarket Pakelan
  • Guardian Giant Supermarket Tidar
  • Giant Supermarket Tidar
  • Giant Supermarket Pakelan

Pekalongan

  • Guardian Giant Supermarket Pekalongan
  • Giant Supermarket Pekalongan

Yogyakarta

  • Guardian Plaza Ambarrukmo
  • Guardian Mal Galeria
  • Giant Supermarket Godean
  • Giant Supermarket Uripsumoharjo
  • Giant Supermarket Ring Road Utara
  • Hero Supermarket Sahid Jogja Lifestyle City
  • Hero Supermarket Malioboro

Jawa Timur

Surabaya

  • Hero Tunjungan Plaza
  • Hero Grand City Surabaya
  • Hero Lenmarc Mall
  • Guardian Surabaya Plaza
  • Guardian Galaxy Mall
  • Guardian Galaxy Mall II
  • Guardian Giant Maspion
  • Guardian Giant Supermarket Wiyung
  • Guardian Giant Supermarket Mulyosari
  • Guardian Giant Diponegoro
  • Guardian Giant Rajawali
  • Guardian Giant Arief Rachman Hakim
  • Guardian Tunjungan Plaza
  • Guardian Hero Tunjungan Plaza
  • Guardian Giant Supermarket Mayjen Sungkono
  • Guardian Surabaya Pakuwon Mall
  • Guardian Giant Supermarket Kedungsari
  • Guardian Giant Supermarket Manukan
  • Starmart Metropolis
  • Starmart Graha Family
  • Starmart G Walk
  • Starmart Graha Bukopin
  • Starmart Giant Sby Rajawali
  • Starmart WTC
  • Giant Supermarket Arief Rachman Hakim
  • Giant Supermarket HR Muhammad
  • Giant Supermarket Kapas Krampung Plaza
  • Giant Supermarket Kedungsari
  • Giant Supermarket Klampis
  • Giant Supermarket Manukan Lontar
  • Giant Supermarket Mulyosari
  • Giant Supermarket Rungkut
  • Giant Supermarket Wiyung
  • Giant Hypermarket Maspion
  • Giant Hypermarket Diponegoro
  • Giant Hypermarket Rajawali

Gresik

  • Guardian Giant Supermarket Gresik
  • Giant Supermarket Gresik

Sidoarjo

  • Hero Taman Pinang
  • Guardian Giant Pondok Chandra
  • Guardian Giant Sun City
  • Guardian Hero Taman Pinang
  • Guardian Giant Waru
  • Giant Hypermarket Pondok Candra
  • Giant Hypermarket Sun City
  • Giant Hypermarket Waru

Pasuruan

  • Guardian Giant Supermarket Pasar Poncol
  • Giant Supermarket Pasar Poncol

Probolinggo

  • Guardian Giant Hypermarket Probolinggo
  • Giant Hypermarket Probolinggo

Banyuwangi

  • Guardian Ramayana Banyuwangi
  • Guardian Giant Banyuwangi
  • Giant Hypermarket Banyuwangi

Malang

  • Guardian Giant Pulosari
  • Guardian Giant Gajayana Malang
  • Guardian Giant Supermarket Sawojajar
  • Giant Supermarket Dinoyo
  • Giant Supermarket Pulosari
  • Giant Supermarket Plaza Araya
  • Giant Supermarket Sawojajar
  • Giant Supermarket Singosari
  • Giant Hypermarket Gajayana

Bojonegoro

  • Giant Supermarket Bojonegoro

Madiun

  • Guardian Giant Supermarket Timbul Jaya
  • Giant Supermarket Timbul Jaya

Kediri

  • Guardian Giant Doho Plaza
  • Giant Supermarket Doho Plaza

Sumatera

Medan

  • Guardian Hermes Palace
  • Guardian Thamrin Plaza
  • Giant HM.Jhoni Medan

Padang

  • Guardian Ramayana Andalas Plaza

Pekanbaru

  • Guardian Giant Hypermarket Metropolitan City Pekanbaru
  • Guardian Mall Ciputra Seraya
  • Guardian Mall SKA Pekanbaru
  • Guardian Giant Nangka Pekanbaru
  • Guardian Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II
  • Giant Hypermaret Metropolitan City Pekanbaru
  • Giant Nangka Pekanbaru

Palembang

  • Guardian Palembang Indah Mall
  • Giant Ekstra Kenten Palembang
  • Guardian Giant Ekstra Kenten Palembang
  • Starmart Perumnas Terminal Sako kenten Palembang
  • Starmart Rukan PTC Palembang

Bengkulu

  • Guardian Mega Mall Bengkulu
  • Giant Supermarket Mega Mall Bengkulu

Bandar Lampung

  • Guardian Chandra Superstore Antasari
  • Guardian Giant Supermarket Mall Kartini
  • Guardian Giant Supermarket Pagar Alam
  • Guardian Giant Hypermarket Antasari
  • Guardian Giant Ekspres Kedamaian
  • Guardian Giant Ekspres Kemiling
  • Giant Supermarket Mall Kartini
  • Giant Supermarket Pagar Alam
  • Giant Hypermarket Antasari
  • Giant Ekspres Kedamaian
  • Giant Ekspres Kemiling

Bali & Nusa Tenggara

Bali

  • Hero Benoa Square
  • Guardian Hero Benoa Square
  • Guardian Melasti
  • Guardian Mall Galeria
  • Guardian Giant Supermarket Central Park Kuta
  • Guardian Giant Supermarket Nikita Plaza
  • Guardian Giant Supermarket Libi Plaza Bali
  • Guardian Bali Collection
  • Giant Supermarket Central Park Kuta
  • Giant Supermarket Libi Plaza Bali
  • Giant Supermarket Nikita Plaza

Nusa Tenggara Barat

  • Hero Lombok Mataram Mall

Kalimantan

Samarinda

  • Hero Samarinda Central Plaza
  • Guardian Mal Palangkaraya
  • Guardian Hero Samarinda Central Plaza
  • Guardian Samarinda Mal Mesra
  • Guardian Samarinda Square
  • Giant Supermarket Mal Mesra Indah

Banjarmasin

  • Guardian Duta Mall
  • Giant Supermarket Banjarmasin KM 5

Banjarbaru

  • Guardian Giant Supermarket Citra Plaza Banjarbaru
  • Giant Supermarket Citra Plaza Banjarbaru

Balikpapan

  • Hero Mal Balikpapan Baru
  • Hero Balikpapan Plaza
  • Guardian Balcony City
  • Guardian Balikpapan Plaza
  • Guardian Mal Balikpapan Baru
  • Giant Supermarket Kebun Sayur Plaza

Tarakan

  • Hero Plaza THM
  • Guardian Grand Tarakan Mall

Sulawesi

Makassar

  • Hero Mal Ratu Indah
  • Guardian Hero Mal Ratu Indah
  • Guardian Giant Supermarket Alauddin
  • Giant Supermarket Alauddin
  • Giant Supermarket Tamalanrea

Manado

  • Guardian Manado Town Square

2.2 PENDAPATAN

            PT Hero Supermarket Tbk (HERO) memperoleh penjualan sebesar Rp 7,66 triliun pada 2010, naik 15,1% dibanding 2009 senilai Rp 6,65 triliun. Peningkatan itu didorong kenaikan laba usaha, dari Rp 254,95 miliar pada 2009 menjadi Rp 317,96 miliar pada 2010.
"Laba bersih Hero tumbuh 22% menjadi Rp 222 miliar pada 2010," ucap John Callaghan, Presiden Direktur Hero. Giant hipermarket yang dibuka di CBD Bintaro pada 2009 dan di BSD Tangerang pada Agustus 2010 merupakan salah satu gerai yang memberi kontribusi positif terhadap pendapatan.
            PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menyatakan bahwa sepanjang 2012 membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp10,51 triliun, naik 17,4 persen  dari tahun 2011 senilai Rp8,95 triliun.  
Naiknya pendapatan perseroan seiring dengan naiknya beban pokok pendapatan menjadi Rp8,07 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp6,81 triliun. Selain itu, beban penjualan juga naik menjadi Rp225,4 miliar dari Rp186,38 miliar.
            Beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp1,78 triliun dibanding tahun 2011 senilai Rp1,57 triliun. Sedangkan beban keuangan bertambah menjadi Rp42,05 miliar dari Rp26,2 miliar di 2011. Di sisi lain, penghasilan keuangan berkurang menjadi Rp2,39 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp4,5 miliar.
Sementara laba bersih tumbuh sebesar 10,7 persen menjadi Rp302,73 miliar dibanding tahun 2011 senilai Rp273,59 miliar. 
            "Kami gembira mencatat kinerja baik di tahun 2012 di tengah lingkungan menantang," kata Presiden Direktur HERO, Philippe Broianigo dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/2/2013).
Dia menambahkan, perseroan akan terus meningkatkan produktivitas penjualan maupun biaya.      Adapun, jumlah toko baru yang di roll out pada tahun lalu mencapai jumlah tertinggi, yang diharapkan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya.
Tahun lalu, perseroan membuka 97 toko baru, termasuk tujuh Giant hypermarket baru. 
Per akhir tahun lalu, perseroan tercatat telah mengoperasikan 46 gerai Giant hypermarket, 142 gerai Hero dan Giant supermarket, 266 gerai kesehatan dan kecantikan Guardian dan 151 gerai Startmart convenience store.

Tahun 2012-2013
            JAKARTA. PT Hero Supermarket Tbk (HERO) menyatakan bahwa, pendapatan paling besar hingga kuartal ketiga tahun ini berasal dari hipermarket dan supermarket, meliputi Giant Ekstra, Giant Ekspres dan Hero tercatat sebanyak 92%.
            Lai menyebutkan hingga September 2013 ini, perseroan telah mengoperasikan sebanyak 638 gerai, yang terdiri dari 49 Giant Ekstra (hipermarket), 37 Hero (supermarket), 112 Giant Ekspres (supermarket), 151 Starmart, dan 289 Guardian. Sebagai informasi, pendapatan HERO hingga kuartal ketiga tahun 2013 Rp 8,9 triliun, dimana Giant dan Hero telah menyumbang pendapatan Rp 8,2 triliun dan Rp 713 miliar.
            Sementara untuk laba bersih perseroan, dirinya menuturkan kalau “komposisi Giant dan Hero menyumbang Rp 179,6 miliar atau 82 persen dari total laba bersih di kuartal ketiga tahun ini, sedangkan Starmart dan Guardian menyumbang Rp 39,4 miliar miliar atau sekitar 18 persen”. Sehingga bukukan pendapatan Rp 11,9 triliun sepanjang 2013, naik 13,22% jika dibandingkan tahun sebelumnya(2012) Rp 10,51 triliun. Pertumbuhan pendapatan bersih didorong dengan pembukaan 77 gerai baru.
            Meski pendapatan bersih perusahaan naik, underlying laba usaha justru turun 5% menjadi Rp 420 miliar. "Tekanan biaya inflasi dan kompetisi yang signifikan termasuk kenaikan biaya upah yang substansial sebagai akibat dari kenaikan upah minimum," ujar Presiden Direktur HERO Philippe Broianigo, dalam pernyataan resmi, Senin (24/2).
            Sementara, kas bersih yang masih dimiliki perusahaan hingga akhir tahun sebesar Rp 1,33 triliun, naik 435% dibandingkan periode yang sama sebelumnya Rp 247,87 miliar. Pertumbuhan yang tinggi ini didorong dari hasil dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) pada Juni 2013 lalu sebesar Rp 2,98 miliar.
            Sementara itu, dana yang telah terpakai dari PUT tersebut hingga akhir tahun lalu sebesar Rp 1,32 triliun. Penggunaan dana ini dipakai untuk membayar pinjaman dan ekspansi gerai berkelanjutan. Adapun, pada kuartal keempat tahun ini, perusahaan akan membuka konstruksi gerai IKEA pertama di Indonesia, tepatnya di Tangerang.
            Bisnis retail sangatlah berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian daerah bahkan nasional. Berikut ini adalah pendapatan daerah Blitar, Potensi daerah Kabupaten Bliar mencakup potensi ekonomi yang meliputi : Produk Domestik Regional Bruto, pertumbuhan Ekonomi, dan tingkat Inflasi. Selain potensi ekonomi tersebut, Kabupaten Blitar juga memiliki produk unggulan strategis yang menjadi andalan dan mempunyai potensi meningkatkan kesejahteraan  masyarakat dan pendapatan daerah apabila dikelola secara benar, tepat dan professional.
            Data statistik menunjukkan angka PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kabupaten Blitar dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2005 sebesar Rp. 6.537.312,78, pada tahun 2006 mencapai Rp. 7.487.838.06 juta, sedang pada tahun 2007 mencapai sebesar Rp. 8.612.559,81 juta, tahun 2008 mencapai Rp.9.935.944,23 juta, tahun 2009 mencapai Rp. 11.011.362,01 juta dan tahun 2010 mencapai Rp. 12.308.947,48 juta. Diambil dari sector tersier yang mencakup Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran, Pengangkutan/Telekomunikasi, Keuangan dan Jasa Perusahaan, serta Jasa-jasa  memiliki share sektoral sebesar 46,76 persen. Pada sektor ini lebih banyak didukung share sector perdagangan, hotel dan restoran yang mencapai 28,93 persen. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blitar mencapai 6,08 persen. Disini bisa dikatakan dalam bisnis retail yang termasuk sector perdagangan bisa menyumbang sekitar 9% untuk pendapatan nasional.

 
BAB III

3.1 KESIMPULAN


            pendapatan HERO hingga kuartal ketiga tahun 2013 Rp 8,9 triliun, dimana Giant dan Hero telah menyumbang pendapatan Rp 8,2 triliun dan Rp 713 miliar.
            Sementara untuk laba bersih perseroan, dirinya menuturkan kalau “komposisi Giant dan Hero menyumbang Rp 179,6 miliar atau 82 persen dari total laba bersih di kuartal ketiga tahun ini, sedangkan Starmart dan Guardian menyumbang Rp 39,4 miliar miliar atau sekitar 18 persen”.
            Bisnis retail sangatlah berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian daerah bahkan nasional. Pada daerah-daerah maupun kota-kota besar, karena penghasilan dari bisnis retail, terlebih pada bisnis retail modern dapat membantu tingkat pendapatan per-kapita daerah tersebut.
Maka daripada itu bisnis retail sangatlah menjanjikan dan berpengaruh bagi pertumbuhan perekonomian daerah bahkan nasional untuk meningkatkan pendapatan per-kapita daerahnya. Serta membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan kualitas SDM di daerah tersebut.


DAFTAR PUSTAKA